Waspada
Waspada » Pemko Medan Didesak Realisasikan Gratis SPP Sekolah Swasta
Medan

Pemko Medan Didesak Realisasikan Gratis SPP Sekolah Swasta

KETUA Komisi II DPRD Kota Medan, Aulia Rahman. Pemko Medan didesak realisasikan gratis SPP sekolah swasta Waspada/Ist
KETUA Komisi II DPRD Kota Medan, Aulia Rahman. Pemko Medan didesak realisasikan gratis SPP sekolah swasta Waspada/Ist

MEDAN (Waspada):  Pemko Medan didesak realisasikan gratis SPP (uang sekolah) sekolah swasta bagi siswa SD dan SMP sederajat di Kota Medan.

Pemko Medan didesak realisasikan gratis SPP sekolah swasta, setidaknya hingga masa tanggap darurat Corona virus 2019 (Covid-19) di Kota Medan berakhir.

“Penggrarisan uang SPP ini sangat dibutuhkan para orangtua siswa, khususnya yang terdampak Covid-19.”  ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Aulia Rahman (foto), Senin (4/5).

“Jadi tidak ada alasan Pemko untuk tidak merealisasikan langkah kebijakan tersebut,” lanjutnya.

Dikatakan Politisi Gerindra ini, baru segelintir sekolah swasta tingkat SD dan SMP di Kota Medan yang telah memberikan keringanan pembayaran SPP.

Untuk itu, rencana penggratisan SPP yang didengungkan oleh Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution harus segera direalisasikan, agar seluruh sekolah di Medan bisa menerapkannya.

“Segera keluarkan imbauan penggratisan biaya sekolah itu. Kehidupan masyarakat sudah semakin susah, jadi pemerintah gerak cepat membantu,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Aulia, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) untuk turut memperhatikan nasib guru honorer yang saat ini tetap mengajar para siswa di rumah melalui sistem daring (online).

Karena, para guru mengeluhkan melonjaknya biaya pembelian paket internet, karena harus mengajar melalui sistem daring.

Sedangkan hampir seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Medan enggan mengalokasikan dana BOS untuk memberikan subsidi biaya paket internet bagi para guru.

Subsidi Biaya

Padahal Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim telah memberikan izin penggunaan Dana BOS untuk mensubsidi biaya tersebut selama pandemi Covid-19.

Ini dilakukan demi keberlangsungan proses belajar mengajar lewat sistem daring.

Hal itu tertuang dalam Permendikbud RI No.19 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.8 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah reguler.

Maka apapun yang sifatnya mendukung jalannya proses belajar mengajar, termasuk melalui sistem daring, adalah tugas pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan.

“Apalagi saat ini sudah ada payung hukum yang bisa dijadikan dasar penggunaan Dana BOS untuk meringankan beban para guru demi keberlangsungan proses belajar para siswa di rumah,” ungkapnya.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, menyatakan tengah melakukan kajian secarta terinci untuk mengratiskan uang sekolah (SPP) pelajar tingkat SD dan SMP.

“Ada pemikiran dan rencana Pemko Medan (menggratiskan uang sekolah). Tapi belum final, karena sedang dihitung secara rinci atau fix. Tapi proses kajian tersebut akan selesai dalam waktu dekat.

“Kami berharap akhir bulan ini sudah ada perencanaan yang bisa dirilis kepada masyarakat kota Medan,” terangnya. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2