Waspada
Waspada » Pembobol Kos-kosan Mahasiswa Ditembak
Medan

Pembobol Kos-kosan Mahasiswa Ditembak

TERSANGKA pembobol spesialis kos-kosan mahasiswa yang ditembak usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Waspada/Ist
TERSANGKA pembobol spesialis kos-kosan mahasiswa yang ditembak usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pembobol spesialis pembobol rumah kos-kosan mahasiswa ditembak polisi dari Polsek Percut dalam penyergapan di Jl Letda Sudjono, Desa Medan Estate, Percut Seituan.

Pembobol kos-kosan mahasiswa yang ditembak diketahui berinisial MF alias Mamek, 20, warga Jl Kolam Desa Medan Estate, Kec. Percut Seituan.

Dalam keadaan tidak berdaya, tersangka diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Percut Kompol Aris Wibowo kepada wartawan, Senin (9/3) mengatakan, tersangka  terlibat aksi pencurian tas berisi laptop, uang tunai Rp400 ribu.

Kemudian, jam tangan serta sejumlah kartu ATM dan identitas diri milik seorang mahasiswa Anggia Nasution.

Tersangka ditangkap di kawasan Jl Letda Sudjono, Desa Medan Estate, Percut Seituan.

Akan tetapi, saat itu Mamek disebut coba melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas dalam upayanya melarikan diri. Polisi berusaha melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun tak diindahkan.

“Sehingga kita berikan tindakan tegas, terukur dengan menembak ke arah kedua kaki tersangka. Selanjutnya tersangka diboyong ke RS Bhayangkara untuk mendapat pertolongan medis, lalu diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan,” tegasnya.

Menurut Kapolsek Percut, dari hasil interogasi tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kos-kosan korban Sekretariat HMI Universitas Medan Area (UMA) Jl Kolam, Desa Medan Estate, Percut Seituan.

“Korban tidur di Sekretariat HMI UMA dan meletakkan tas berisi laptop dan lain-lain.

Lalu tersangka masuk dan mengambil tas milik korban.

“Barang bukti laptop sudah dijual tersangka pada Bobo seharga Rp1 juta. Tersangka Bobo ini masih terus kita buru,” jelas Kompol Aris.

Dari tersangka lanjutnya, diamankan barang bukti sepedamotor BK 2346 KN, jam tangan, dompet, 2 handphone, celana jeans, baju warna biru dan flashdisk berisi rekaman CCTV.

Hasil interogasi lebih lanjut, Mamek juga mengaku pernah mencuri Laptop dan HP, HP merk Samsung, dari kos-kosan di Desa Kolam, pada Februari 2020 lalu.

“Tersangka melakukan pencurian dengan pemberatan sepecialis rumah kos-kosan mahasiswa. Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya.  (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2