Waspada
Waspada » Pembelajaran Tatap Muka Tahun Depan, Disdiksu Surati Kepsek
Medan

Pembelajaran Tatap Muka Tahun Depan, Disdiksu Surati Kepsek

PEMBELAJARAN Tatap Muka. Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) surati seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Atas (SMA/SMK) serta sekolah khusus luar biasa terkait akan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka tahun 2021 mendatang. Ilustrasi
PEMBELAJARAN Tatap Muka. Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) surati seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Atas (SMA/SMK) serta sekolah khusus luar biasa terkait akan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka tahun 2021 mendatang. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) surati seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Atas (SMA/SMK) serta sekolah khusus luar biasa terkait akan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka tahun 2021 mendatang.

Langkah Disdiksu surati Kepsek juga dimaksudkan untuk melihat dan mengetahui kesiapan sekolah dalam menghadapi pembelajaran langsung yang akan mulai Januari 2021.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Larso Marbun, Senin(30/11).
Disebutkannya, surat tersebut ditujukan kepada seluruh SMA/SMK serta penyelenggara pendidikan menengah yang ada di Sumut.

Di sini pihak sekolah diminta mempersiapkan sarana prasarana, sumber daya manusia, tatanan sesuai kebiasaan serta petunjuk operasional pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung pada tahun 2021.

“Poinnya, supaya sekolah mempersiapkan secepat mungkin dan segera membuat pelaporan ke kadis mengenai kesiapan pembelajaran langsung tahun 2021,” ujarnya.

Disebutkannya, sejak awal menjabat Plt,di masa pandemi Covid-19 dia sudah mengambil langkah-langkah melalui pembelajaran daring sebagai solusi jangka pendek dalam situasi darurat.

Di sini sebut pihak sekolah diminta untuk menata ruangan, menata lingkungan.

“Tidak boleh ada debu pencahayaan bagus dan sirkulasi udara juga bagus. Seluruh ruangan harus bersih supaya peluang ketahanan virus itu minimal, kalaupun ada bisa langsung dibersihkan,” paparnya.

Ditambahkannya, pembelajaran daring yang selama ini dilakukan tidak ada jaminan akan terus menerus berlangsung. Sehingga kemungkinan akan dilakukan pembelajaran langsung juga disosialisasikan.

Namun begitu pun, para guru dipersiapkan dengan dengan tekhnologi. “Untuk pembelajaran langsung tatap muka nantinya, pelaksanaan benar-benar dipersiapkan. Dengan tetap wajib menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Jangan Terburu buru

Terpisah, Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak, M Jailani MA, menyebutkan, keputusan untuk membuka sekolah tatap muka bagi siswa, perlu pertimbangan yang matang.

“Senin(30/11) saja pemberitaan Pandemi Covid-19 di Sumut masih zona merah. Jadi menurut saya sebaiknya tidak terburu-buru dalam membuat keputusan, karena kesehatan masyarakat adalah yang utama,”katanya.

Ditambahkannya, bila situasi covid-19 sudah dapat dikendalikan, vaksinasi sudah berjalan maka sistem tatap muka di sekolah dapat dilakukan lagi, tentu dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.

“Pelaksanaan tatap muka juga harus dilihat wilayah sekolahnyanya, apakah masih wilayah merah kuning atau hijau. Saat ini perlu dikembangkan secepatnya sistem belajar daring yang lebih kreatif,” paparnya. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2