Pasutri Pencuri Sepedamotor Ditangkap

Pasutri Pencuri Sepedamotor Ditangkap

  • Bagikan
PASUTRI pencuri sepedamotor yang diamanakan Polsek Medan Timur. Waspada/Ist
PASUTRI pencuri sepedamotor yang diamanakan Polsek Medan Timur. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Timur menangkap pasangan suami istri (pasutri) pencuri sepedamotor di halaman Masjid Baiturrahman Jl Gaharu, Kec. Medan Timur.

Tersangka RIS, 31dan DAS, 33, keduanya warga Bahbolon Kampung Bicara Kodya, Tebingtinggi dibekuk dirumah kontrakan mereka di Jl. Gaharu, Kel. Gaharu, Kec. Medan Timur.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Jefri Simamora kepada wartawan, Senin (28/6) menjelaskan, penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan adanya laporan korban Nazaruddin Samium, 56, warga Jl. Gaharu Gang Berdikari, Kec. Medan Timur.

                                             

“Dalam laporannya, belum lama ini korban datang ke Masjid Baiturrahman dengan mengendarai sepedamotor untuk melaksanakan sholat. Setibanya di lokasi korban memarkirkan sepedamotor di halaman masjid dengan kondisi stang terkunci. Selanjutnya korban masuk ke dalam masjid untuk sholat,” ujarnya.

Usai sholat sambung Kanit, korban berjalan ke halaman masjid hendak pulang ke rumahnya. Sontak korban langsung terkejut lantaran sepedamotor telah raib. Korbanpun melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Timur. Tekab yang menerima laporan korban langsung cek TKP, serta melihat rekaman CCTV di lokasi.

“Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, kita mengungkap identitas pelaku. Belum lama ini kita berhasil membekuk pasutri itu dari rumah kontrakan mereka di Jl. Gaharu, Kel. Gaharu, Kec. Medan Timur. Dari lokasi turut disita barang bukti sepedamotor korban yang belum sempat terjual,” terangnya.

Saat diinterogasi lanjutnya, kedua tersangka mengakui pencurian sepedamotor tersebut. RIS mengaku yang merusak kunci kontak sepedamotor korban dengan menggunakan kunci leter T. Setelah itu pasutri yang menikah secara siri tersebut melarikan sepedamotor korban.

“Kedua pelaku mengakui sudah melakukan aksi curanmor lebih dari satu kali, diantaranya di Deliserdang, Serdang Bedagai dan lainnya. Pasutri itu juga pernah ditangkap polisi 2016 dan 2018. Selanjutnya pelaku berikut barang bukti digelandang ke mako untuk mendalami lagi lokasi-lokasi aksi kejahatan pelaku,” pungkasnya sembari menambahkan pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman penjata 5 tahun. (m25)

  • Bagikan