Waspada
Waspada » Pasar Marelan Terkesan Jorok Dan Kumuh
Medan

Pasar Marelan Terkesan Jorok Dan Kumuh

KONDISI Pasar Marelan Jl Marelan Raya Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang terkesan jorok dan kumuh. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KONDISI Pasar Marelan Jl Marelan Raya Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang terkesan jorok dan kumuh. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Pasar Marelan yang berada di sisi jalan di Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, kondisinya dari luar terkesan jorok dan kumuh.

Pasar Marelan terkesan jorok dan kumuh diduga akibat sistem drainase yang tidak beres.

Meski setiap pengunjung yang hendak masuk dikutip uang masuk Rp2000 per orang, namun tidak ada upaya untuk mengatasi kesan jorok tersebut.

Pantauan Waspada, Sabtu (28/11), setiap pengunjung maupun pembeli yang masuk dipungut bayaran Rp2000,- perorangnya dengan dalih uang kebersihan.

Dari pengakuan para pedagang menyebutkan, kondisi pasar Marelan kumuh sudah berlangsung lama meski sudah gonta-ganti Kepala Pasar (Kapas) apalagi usai hujan turun jalanan di Pasar Marelan sangat jorok.

Genangan air terlihat di mana-mana, belum lagi sampah-sampah yang berserakan.

Seorang pedagang menyebutkan, genangan air di halaman Pasar Marelan disebabkan tidak beresnya sistem drainase.

“Ini akibat sistem drainase yang tak beres di dalam Pasar Marelan sehingga air menjadi tergenang,” ujar salah seorang pedagang yang mengaku resah dengan kondisi Pasar Marelan yang katanya merupakan pasar moderen tersebut.

Selain itu, para pedagang juga menyayangkan  kondisi Pasar Marelan yang terkesan tidak terurus, apalagi Lantai II tidak berfungsi meskipun lapak-lapak sudah diberi uang panjar namun belum juga dioperasikan.

“Sudah 3 tahun Pasar Marelan beroperasi namun lapak-lapak di Lantai II belum juga dioperasikan, padahal para pedagang sudah membayar uang panjar,” keluh seorang pedagang lainnya.

Seorang pengunjung Pasar Marelan mengaku lebih memilih belanja di depan pasar tersebut daripada belanja di dalam pasar.

“Selain lokasinya sempit dan para pembeli berdesak-desakan, belanja di lokasi luar lebih enak dan cepat,” ujar Sumiaty ,50, ibu rumahtangga yang bermukim tak jauh dari Pasar Marelan. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2