Partai Gelora Sumut Luncurkan Program Tanam 10 Juta Pohon

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Partai Gelora Sumatera Utara (Sumut) luncurkan program tanam 10 juta pohon di Desa Palo Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan, Kab Deli Serdang, Minggu (28/11). Dalam peluncuran tersebut, sebanyak 500 Ribu Pohon diawal dan akan menanam 500 ribu lagi secara bertahap di setiap kecamatan-kecamatan yang ada di Sumut.

Program ini diluncurkan karena kesadaran kondisi dunia terancam perubahan Iklim yang diakibatkan pemanasan global dan memberikan dampak buruk kepada kehidupan manusia.

Kegiatan tanam pohon ini dilakukan serentak 34 DPW Gelora seluruh Indonesia yang dikomandoi oleh ketua Umum Gelora Anis Matta, di mana setiap pengurus wilayah akan disapa satu-persatu melalui zoom meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Gelora Sumur Heriansyah, Sekretaris Gelora Sumut, Satria Yuda, Bendahara Gelora Purna Irawan, Ketua Gelora Kota Medan, Buya Muhammad Nasir, Ketua Gelora Deli Serdaang Azhari Nasution dan Seluruh pengurus Gelora Sumatera Utara dan unsur Desan di Kel Tanjung Rejo.

Ketua DPW Partai Gelora Sumut, Heriansyah mengatakan, kondisi lingkungan global sudah sangat mengkhawatirkan, setiap 1 Menit Indonesia kehilangan hutan seluas 3,5 kali lapangan Sepak Bola atau setara dengan 2,21 juta hektar setiap tahun.

“Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup kita sebagai makhluk hidup. Dan ini menjadi tugas kita bersmama untuk mencegahnya dengan memulai dari hal yang kecil seperti menanam pohon ini,” ungkapnya.

Dampak dari kerusakan hutan adalah hilangnya sejumlah keanekaragaman hayati, terganggunya siklus air, banjir dan erosi tanah. Daftar dari musnahnya hutan ini bisa lebih panjang bila dituliskan, hingga bermuara pada perubahan iklim. Membuat Indonesia mengalami kenaikan suhu hingga 0.9 derajat celcius pada tahun 2020.

Dikatakannya, meskipun sering dianggap remeh, menanam pohon memberikan banyak manfaat dari mulai manfaat sosial, manfaat lingkungan hingga manfaat ekonomi. Tanpa perlu disebut panjang lebar, pohon secara alami menarik karbon dan mengeluarkan produk sampingan yang sangat berguna bagi manusia yakni oksigen.

“Tetapi hal yang lebih penting adalah bahwa pohon menyerap karbon dan salah satu aspek terbesar dari pemanasan global adalah meningkatnya jumlah karbon dioksida yang terperangkap di atmosfer kita. Karbon dioksida adalah salah satu dari beberapa gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim,” katanya.

Lebih dari 11.000 ilmuwan telah menyatakan bahwa planet ini saat ini menghadapi “darurat iklim.” Jika menanam lebih banyak pohon hari ini, itu berarti akan ada lebih sedikit karbon dan lebih sedikit gas rumah kaca di atmosfer.

Sementara itu Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengungkapkan Gerakan menanam10 Juta Pohon merupakan perlawanan terhadap perubahan iklim, karena Indonesia bersama masyarakat Dunia sedang mengalami darurat perubahan Iklim. Akibat perubahan iklim ini terjadi kenaikan suhu, banjir, longsor dan cuaca ekstrim, sehingga bumi semakin tidak nyaman dihuni.

“Isu perubahan iklim ini tidak ada hubungannya dengan kelompok kanan dan kelompok kiri dan isu perubahan iklim ini merupakan ancaman keamanan nasional terbesar, lebih besar dari ancaman perang dalam waktu dekat” ungkap Anis Matta

Kepala Desa Tanjung Rejo Kec. Percut Sei Tuan Selamet mengucapkan terimakasih kepada Partai Gelora karena telah melakukan penanaman pohon di wilayahnya. Dengan adanya penanaman ini, berarti telah menyelamatkan Bumi dari dampak buruk pemanasan global yang terjadi sekarang ini.

“Terimakasih buat partai Gelora karena telah menanam disini, semoga dengan penanaman pohon ini, bumi kita dapat terselamatkan dari dampak buruk pemanasan global,” terang selamet. (h01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *