Waspada
Waspada » Panitia Reuni Akbar SMAN 9/10 Bantu Sembako Kepada Alumni
Medan

Panitia Reuni Akbar SMAN 9/10 Bantu Sembako Kepada Alumni

MUKHLIS (dua dari kiri) menerima bantuan. Panitia Reuni Akbar SMAN 9/10 berbagi Sembako kepada alumni. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
MUKHLIS (dua dari kiri) menerima bantuan. Panitia Reuni Akbar SMAN 9/10 berbagi Sembako kepada alumni. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Panitia reuni akbar SMAN 9/10 Jl Tilak Medan bantu sembako kepada sejumlah alumni, yang terkena dampak pandemi virus corona (Covid-19), Kamis (14/5).

Panitia Reuni Akbar SMAN 9/10 bantu Sembako kepada alumni yang merupakan sumbangsih dari para alumni dari berbagai lintas alumni.

Ketua panitia reuni akbar Tengku Muhammad Hidayat menyebutkan, sembako-sembako yang dibagi-bagikan tersebut merupakan sumbangsih dari para alumni dari berbagai lintas alumni.

Bantuan dibagikan kepada sesama alumni SMAN 9/10 yang terdampak Covid-19, sehingga kesulitan untuk mencari nafkah.

“Jadi, kegiatan ini merupakan dari alumni untuk alumni. Beberapa alumni yang memiliki rezeki menyisihkan sebagian rezekinya,” katanya.

“Dikumpulkan kemudian dibelikan paket sembako dan dibagi-bagikan kepada sesama alumni yang layak mendapatkan bantuan,” jelas Hidayat.

Hidayat menambahkan, seyogianya reuni akbar alumni SMAN 9/10 dilaksanakan pada 31 Mei namun dibatalkan, karena terjadinya wabah virus corona (Covid-19) melanda dunia, termasuk Indonesia.

Namun acara reuni akbar akan dilaksanakan setelah musibah pandemi Covid-19 berakhir.

“Jika pandemi Covid-19 telah lenyap dari muka bumi ini, maka panitia reuni akbar akan menggelar rapat lagi untuk menentukan jadwal yang tepat buat menyelenggarakan reuni akbar kedua ini,” jelas Hidayat.

Sementara itu, Mukhlis, 56, alumni 86 mengaku terharu saat menerima bantuan paket sembako tersebut.

“Inilah pentingnya ada panitia reuni akbar, sehingga keberadaannya sangat membantu sesama alumni,” katanya.

“Apalagi, selama pandemi Covid-19, saya kesulitan untuk mencari nafkah,” ujar Mukhlis.

Mukhlis menderita stroke ringan namun masih bisa membawa beca bermotor (betor) untuk mencari nafkah buat menghidupi keluarganya. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2