Pandemi Covid-19 Belum Mungkin Beralih Menjadi Endemi

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Kendati perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan, namun sampai sejauh ini pemerintah belum juga menurunkan status pandemi menjadi endemi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Aris Yudhariansyah menyatakan, bahwasanya penularan Covid-19 sampai saat ini masih mungkin terjadi. Bahkan, organisasi kesehatan Dunia (WHO) juga masih menetapkan Covid-19 sebagai pandemi secara global.

“Jadi, kalau situasi sekarang di Indonesia, pemerintah sampai saat ini belum ada memutuskan bahwa terkait Covid-19 ini berubah statusnya dari pandemi menjadi endemi, termasuk Sumut,” ungkapnya, Selasa (30/11).

Aris menjelaskan, secara pemakaian istilah, pandemi dan endemi itu berbeda dan berkaitan dengan jumlah kasus penyakit yang luar biasa. Pandemi itu, sebut dia adalah situasi penyebaran penyakit yang melewati batas negara, sedangkan endemi terlokalisir di satu negara.

“Jadi bukan hanya Covid-19 saja, penyakit apa pun sebetulnya bisa menjadi pandemi,” jelasnya.

Aris mengakui, walaupun saat ini di beberapa tempat telah terjadi penurunan kasus Covid-19 secara signifikan, tapi dia menuturkan masih tidak menutup kemungkinan terjadi ladakan baru. Bahkan, sambung dia, untuk daerah yang telah ditetapkan sebagai Zona hijau sekalipun, status pandemi juga masih berlangsung.

“Makanya protokol kesehatan tetap harus dijaga dan tetap dimonitor oleh pemerintah. Sampai saat ini juga kan, Satgas masih terus bekerja agar jumlah kasus tidak naik lagi,” imbuhnya.

Begitu juga, untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat perayaan Natal dan Tahun Baru, pemerintah kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III secara serentak, walau ada daerah yang telah level I atau II. Hal ini, tegas Aris, menandakan bahwasanya kita harus tetap waspada.

“Jadi kalau ditanya kapan pandemi akan menjadi endemi, tentunya harus ada kajian-kajian khusus dulu,” pungkasnya. (Cbud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *