Otak Pelaku Pembongkar Rumah Ditembak - Waspada

Otak Pelaku Pembongkar Rumah Ditembak

  • Bagikan
TERSANGKA otak pelaku pembobol rumah yang ditembak Polsek Medan Area usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Waspada/Ist
TERSANGKA otak pelaku pembobol rumah yang ditembak Polsek Medan Area usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Area menembak kaki otak pelaku pembongkar rumah dalam penyergapan di Jl. Antara Gang Dame II.

Tersangka WA, 27, warga Jl. Antara Gang Dame II terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan dan melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan kepada wartawan, Minggu (8/3) menjelaskan, sebelumnya pihaknya juga telah menembak dua tersangka lainya yakni PEC alias Panjang dan MNH alais Eko.

“Tiga tersangka ini merupakan sindikat pembobol rumah toko di Jl. .Sutrisno simpang Jl. Amplas, Kel. Sei Rengas Permata, Kec Medan Area,” jelas Faidir.

Komplotan ini ada lima orang dan tiga sudah kita tangkap. “Tinggal dua orang lagi pelaku yang masih kita buruh,” jelas Kompol Faidir Chan.

Dijelaskan, aksi pencurian yang dilakukan komplotan ini terjadi, Rabu (4/3) sekira pukul 16.00 Wib. Waktu itu korban Roesni mendatangi rukonya di Jl. Sutrisno.

Begitu masuk ke dalam rumah tokonya, korban melihat pintu besi dan AC di lantai II dan Sanyo di lantai IV sudah tidak ada lagi. Atas kejadian tersebut korban membuat laporan polisi ke Polsek Medan Area.

Selanjutnya, Reskrim Polsek Medan Area melakukan penyelidikan dan Jumat (6/3) mendapat informasi tersangka PEC alias Panjang dan MNH alias Eko berada di Jl. Sutrisno Gang Mangga dan ditangkap.

Namun saat dilakukan pengembangan keduanya mencoba melawan dan melarikan diri sehingga ditembak kakinya.

Dari pengakuan keduanya jelas Faidir, diketahui pelaku lainnya yakni WA dan dua temannya. “Sabtu (7/3) personel mendapat informasi keberadaan WA tidak jauh dari rumahnya dan dilakukan penangkapan. “Namun saat pengembangan tersangka mencoba melarikan diri dan melawan petugas sehingga ditembak kakinya,” jelas Faidir.

Pengakuan tersangka WA, telah lakukan aksi sebanyak lima kali dan dari pelaku yang diamankan disita barang bukti seutas tali warna hijau dipergunakan aksi pencurian masuk ke dalam rumah dan sepedamotor.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti di aman ke Polsek Medan Area untuk proses hukum lebih lanjut. (m39)

  • Bagikan