Waspada
Waspada » Oknum Polisi Divonis 3 Tahun Penjara
Medan

Oknum Polisi Divonis 3 Tahun Penjara

TERDAKWA saat mendengarkan sidang tuntutan di PN Medan, Rabu (1/7). Okum polisi itu divonis 3 tahun penjara kasus kepemilikan sabu. Waspada/Rama Andriawan
TERDAKWA saat mendengarkan sidang tuntutan di PN Medan, Rabu (1/7). Okum polisi itu divonis 3 tahun penjara kasus kepemilikan sabu. Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Oknum Polisi Nandi Sukaryadi divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim di PN Medan, Rabu (1/7).

Oknum polisi warga Jl Bajak V Kec Medan Amplas itu divonis 3 tahun penjara, karena terbukti bersalah atas kepemilikan sabu yang dibelinya seharga Rp50 ribu.

“Mengadili, dengan ini majelis hakim menghukum terdakwa Nandi Sukaryadi dengan pidana tiga tahun penjara,” kata Hakim Erintuah Damanik di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu(1/7).

Selain itu, terdakwa juga dikenakan denda sebesar Rp800 juta, dengan subsider 3 bulan kurungan.

Dalam amar putusamnya, hal yang memberatkan menurut hakim, terdakwa merupakan aparatur negara.

Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika.

“Sedangkan yang meringankan terdakwa bersikap sopan dipersidangan,” Jelas hakim.

Perbuatan terdakwa melanggar pasal 127 tentang Narkotika.

Sebelumnya, terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Sinurat dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan kurungan.

Atas putusan itu, majelis hakim memberikan kesempatan kepada jaksa dan terdakwa untuk mengajukan banding atau pikir-pikir.

Jaksa dalam dakwaanya menyebutkan, kasus Nandi bermula Desember 2019.

Saat itu terdakwa pergi ke Jl. Jermal XV menggunakan sepeda motor, sesampainya di sana ia membeli narkotika jenis sabu seharga Rp50 ribu dari seorang wanita yang tidak diketahui namanya.

Setelah sabu dibayar, ia langsung memasukannya ke kantong baju sebelah kirinya, dan meninggalkan perempuan tersebut.

Namun, sesaat jalan menuju rumahnya, ia diberhentikan oleh beberapa orang polisi berpakaian preman.

Ia kemudian melaju kencang sepedamotornya. Tetapi, seorang saksi polisi dapat memberhentikannya. Setelah digeledah ditemukan satu bungkus sabu seharga Rp50 ribu tersebut. (m32)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2