Oknum Personel Polres Tanjungbalai Yang Terlibat Peredaran Narkoba Terancam Dipecat

Oknum Personel Polres Tanjungbalai Yang Terlibat Peredaran Narkoba Terancam Dipecat

  • Bagikan
KABID Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Personel Polres Tanjungbalai Aipda JD Tambunan yang terlibat kasus peredaran narkoba terancam dipecat.

Saat ini yang bersangkutan (Aipda JD) sedang dalam pemeriksaan Propam Polda Sumut.

“Apabila hasil pemeriksaan terhadap personel Polres Tanjungbalai itu terbukti terlibat kasus narkoba maka diberikan sanksi tegas hingga pemecatan,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (28/9).

Dalam hal ini, Polda Sumut tidak akan main-main terhadap anggota yang terlibat dalam kasus jaringan peredaran narkoba karena telah mencoreng nama baik institusi Polri.

“Walaupun begitu, Polda Sumut akan memberikan reward dan punishment terhadap anggota yang berprestasi menjaga nama baik institusi Polri,” kata Hadi menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, Aipda JD Tambunan oknum polisi yang bertugas di Polres Tanjungbalai, ditangkap Tim Unit 4 Subdut III Dit Res Narkoba Polda Sumut saat melakukan transaksi sabu seberat 2 kg di Hotel Suranta, kota Tanjungbalai.

Penangkapan tersebut bermula saat Tim Unit 4 Subdit III Dit Res Narkoba Polda Sumut mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di kota Tanjungbalai, Jumat (24/9) siang.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas menyamar sebagai pembeli kemudian bergerak cepat melakukan negoisasi untuk membeli narkoba kepada JD.

Sebelumnya, petugas tidak mengetahui JD merupakan anggota polisi, sehingga disepakati transaksi sabu seberat 2 kg di Hotel Suranta.

Setelah bertemu, petugas langsung mengamankan JD yang kemudian dilakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu pucuk senjata api dan Kartu Tanda Anggota (KTA) milik JD. (cmm)

  • Bagikan