Waspada
Waspada » Nilai-nilai Kebersamaan Perlu Terus Dijaga
Medan

Nilai-nilai Kebersamaan Perlu Terus Dijaga

KETUA Pengurus Wilayah (PW) PKB-Pujakesuma Sumut H Santoso SH (enam dari kiri) menerima nasi tumpeng pada Milad (HUT) ke-40. Ketua PW) PKB-Pujakesuma Sumut H Santoso SH mengingatkan, nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi senantiasa perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Waspada/Ist
KETUA Pengurus Wilayah (PW) PKB-Pujakesuma Sumut H Santoso SH (enam dari kiri) menerima nasi tumpeng pada Milad (HUT) ke-40. Ketua PW) PKB-Pujakesuma Sumut H Santoso SH mengingatkan, nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi senantiasa perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Ketua Pengurus Wilayah (PW) PKB-Pujakesuma Sumut H Santoso SH mengingatkan, nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi senantiasa perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kebersamaan perlu terus dijaga sebagaimana diajarkan dalam falsafah Jawa rangket, regeng dan rumekso, ” kata H Santoso kepada Waspada, di Medan, Minggu (12/7).

Rangket, regeng dan rumekso memiliki makna satu keutuhan untuk bersatu padu dalam menjalani kehidupan.
Jika dijalankan dengan baik, maka kehidupan ini akan lebih harmonis, damai dan sejahtera.

Hal itu disampaikan H Santoso pada Milad (HUT) ke-40 Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (PKB-Pujakesuma), yang digelar sederhana di kantornya, Jl Alfalah Medan.

Hadir di sana, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pujakesuma, Drs. Joko Susilo, Sekjen Dr Abdiyanto, penasihat Pengurus Wilayah PKB Pujakesuma Brigjen (Purn) Ahwan Ismadi, Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Dr H Tomy Hendra.

Juga hadir para ketua dan pengurus daerah PKS Pujakesuma kabupaten/kota, yang berasal dari Deli Serdang, Tanah Karo, Asahan, Serdang Bedagai, dan Labusel.

Tampak hadir di antara mereka, Pardono S Sn, yang menciptakan lagu mars Pujakesuma.

Terkait Milad ke-40, H Santoso yang juga anggota DPRD Sumut itu menjelaskan, acara ini digelar secara sederhana, dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

“Nilai-nilai kesederhanaan menjadi fokus kita di tengah situasi yang sulit sekarang ini,” ujar Santoso.

Sementara itu, penasihat PW PKB Pujakesuma Brigjen (Purn) Ahwan Ismadi dalam sambutannya mengatakan, saat ini masyarakat tidak perlu ragu untuk utarakan sesuatu.

“Jangan ragu, harus terang-terangan, langsung sampaikan apa yang ingin disampaikan,” katanya.

Acara Milad ke-40 selain dirayakan dengan pemotongan nasi tumpeng, juga dilaksanakan rapat dengan para pengurus PKB Pujakesuma kabupaten/kota.

Rapat dimaksudkan  untuk memperkuat sinergitas dan kekompakan di antara pagubuyan itu. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2