Waspada
Waspada » Muslimah Peduli SDA Indonesia
Medan

Muslimah Peduli SDA Indonesia

FOUNDER Muslimah Corner, Rony Rezkita Siregar bersama peserta diskusi dan akademisi Rosmery Yacob dan Sri Cahyo Wahyuni tentang Sumber Daya Alam, (SDA) yang melimpah. Waspada/ist
FOUNDER Muslimah Corner, Rony Rezkita Siregar bersama peserta diskusi dan akademisi Rosmery Yacob dan Sri Cahyo Wahyuni tentang Sumber Daya Alam, (SDA) yang melimpah. Waspada/ist

MEDAN(Waspada): Founder Muslimah Corner, Rony Rezkita Siregar mengajak muslimah untuk peduli terhadap Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang melimpah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

“Untuk meningkatkan rasa peduli itu, perlu digelar diskusi bersama para tokoh, “katanya di Medan, Selasa (21/1).

Kata dia, diskusi sebagai salah satu upaya mengedukasi, mengajak sekaligus mendorong agar masyarakat aware dan peduli dengan potensi sumber daya alam Indonesia yang begitu besar.

Seperti yang sudah dilaksanakan belum lama ini,  perkumpulan itu menghadirkan akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Rosmery Yacob dan Sri Cahyo Wahyuni, yang  menjabarkan Kepulauan Natuna dengan berbagai potensi di dalamnya.

Pembicara, Rosmery, kata dia, menjabarkan bahwa Kepulauan Natuna memiliki potensi cadangan minyak dan gas alam.

Menurut data  Statistical Review of World Energi tahun 2018, jumlah  cadangan gas alam di Natuna mampu mengalahkan posisi Rusia sebagai pemilik terbesar di dunia pada tahun 2017, yang mencapai 33,6 triliun meter kubik.

Tidak hanya itu, 90% lalu lintas pengangkutan minyak bumi dari Timur Tengah pada tahun 2035 akan melintasi perairan tersebut.

“Natuna ini memang case yang menjadi besar, karena yang mengobok-obok Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) kita itu bukan negara kecil. Kita tahu RRC sekarang kedua terbesar setelah Amerika,” ujarnya.

Dengan diskusi ini, kata Rony Rezikita diharapkan agar rakyat Indonesia lebih aware.

“Dengan menyadari akan potensi-potensi yang akan bisa merugikan kita semua, bukan kita sendiri ya, untuk kita bicara kepentingan bangsa,” ujarnya, sembari menyebutkan kegiatan diskusi akan terus berlanjut dengan narasumber berbagai profesi. (m37)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2