MUI Sumut Gelar Zikir Kebangsaan Dan Ziarah Rayakan HUT Kemerdekaan RI

MUI Sumut Gelar Zikir Kebangsaan Dan Ziarah Rayakan HUT Kemerdekaan RI

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Dalam rangka HUT RI yang ke 76 yang mengambIl tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” MUI Sumatera Utara tetap komit terhadap kebangsaan RI.

Hal ini digambarkan dengan melaksanakan zikir kebangsaan di Masjid Ar Rahmah MUI Sumatera Utara.

“Zikir kebangsaan yang disiarkan secara langsung melalui TV streaming MUI Sumut dihadiri secara terbatas hanya oleh Dewan Pimpinan Harian dan Ketua serta Sekretaris Komisi mengingat masih dalam situasi pandemik,” kata Ketua Umum Dr. Maratua Simanjutak, Wakil Ketua Umum Dr. Asren Nasution, Selasa (17/8).

Kata Maratua, zikir yang berlangsung setelah shalat ashar berjamaah berlangsung sekitar 1 jam yang dipimpin oleh K.H Akhyar Nasution, LC, MA. terlihat khidmat dan ditutup dengan doa oleh Dr. Abdul Hamid Ritonga, MA.

Dalam hal ini kita mendoakan para leluhur leluhur pejuang pejuang yang telah menjadi syuhada, mendoakan bangsa Indonesia diberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai permasalahan khususnya covid-19.

Disebutkan, ada tiga alasan zikir kebangsaan ini dilaksanakan, pertama dalam memperingati lahirnya MUI ke-46 tahun, kelahiran MUI diperuntukan menjadi khadimul ummah dan shadiqul hukumah.

“MUI lahir untuk mengayomi umat, saat ini banyak permasalahan umat Islam, sudah selayaknya MUI harus tampil ke depan,” ujarnya.

Ditambahkan, alasan kedua zikir kebangsaan ini dilaksanakan adalah sesuai anjuran Presiden Republik Indonesia dalam rangka Dirgahayu Republik Indonesia ke 76.

“Artinya kita berdoa semoga negara ini tetap berjalan sesuai dengan tujuan pendiri bangsa Indonesia. Para ulama ulama kita yang bertetesan darah dan air mata memperjuangkan kemerdekaan,” ungkapnya.

Dijelaskan, pandemi covid-19 yang hingga saat ini masih kita rasakan bersama juga menjadi alasan ketiga mengapa zikir kebangsaan ini dilaksanakan.

“Saat ini hanya Allah tempat kita meminta pertolongan tentunya setelah kita berikhtiar dengan mematuhi anjuran dari pemerintah agar pandemi ini segera berakhir,” ungkapnya.

MUI Ziarahi Tokoh Pejuang Islam

Hal lain disampaikan Maratua, sebelum diadakan zikir kebangsaan pada pagi hari hingga siang Dewan Pimpinan MUI Sumut menziarahi tokoh pejuang Islam dari berbagai ormas Islam yaitu Nahdatul Ulama, Al Washliyah.

Muhammadiyah, dan Ittihadiyah. Ziarah ini dibagi menjadi 3 rombongan. Rombongan pertama yang langsung diketuai oleh Dr.H Maratua Simanjuntak, yang menziarahi makam Zainal Arifin Abbas, yang merupakan tokoh Ittihadiyah, organisasi yang berdiri tahun 1935.

H. Abdurrahman Syihab merupakan pendiri al Washliyah, berdiri tahun 1930 serta Syekh Muhammad Yunus pencetus nama “Al Jam’iyatul Washliyah.(m22)

Teks foto


Ketua Umum MUI Sumut, Dr H Maratua Simajuntak saat kegiatan ziarah. Waspada/Ist

  • Bagikan