Waspada
Waspada » MUI Medan Beri Taushiyah Pelaksanaan Salat Idul Fitri
Medan

MUI Medan Beri Taushiyah Pelaksanaan Salat Idul Fitri

MUI Medan
MUI Medan

MEDAN (Waspada): Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Medan mengajak umat Islam untuk merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, dengan rasa suka cita dan penuh kegembiraan. Serta dalam pelaksanaaan shalat Idul Fitri tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Hal tersebut merupakan taushiyah MUI Kota Medan tentang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H/2020 M, yang disampaikan Ketua Umum MUI Kota Medan, Prof DR H Mohd Hatta dan Sekretaris Umum MUI Kota Medan, DR H M Syukri Albani Nasution MA, kepada Waspada, Rabu (13/5).

Dijelaskan Prof Hatta, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, protokol kesehatan dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid wajid diikuti.

Yakni, hadir shalat berjamaah dalam keadaan sehat, memakai masker, membawa sajadah sendiri, tidak bersalaman, berpelukan sebelum dan sesudah shalat.

Kemudian mencuci tangan sebelum dan sesudah shalat. Khatib disarankan untuk mempersingkat khutbah.

Kemudian, imam disarankan meringankan bacaan dengan ayat-ayat pendek dan mengakhirinya dengan qunut nazilah.

Serta setelah  khutbah Idul Fitri seluruh jamaah disarankan untuk segera ke pulang ke rumah masing-masing.

“Untuk takbir, tetap mengumandangkannya di Masjid/Mushalla lingkungan masing-masing, namun harus menghindari takbir keliling,” ujar Prof Hatta.

Dalam taushiyah tersebut, MUI Medan juga meminta umat Islam untuk menyegerakan pembayaran zakat fitrah/mal.

Sementara bagi masyarakat Muslim yang melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah, MUI menuntut tata cara pelaksanaannya.

Yakni, niat salat ‘Idul Fitri untuk sendiri, atau shalat berjamaah, mengucapkan takbiratul ihram, dan doa iftitah.

Kemudian shalat dilaksanakan dua rakaat, yaitu pada rakaat pertama membaca takbir sebanyak tujuh kali dan pada rakaat kedua membaca takbir sebanyak lima kali.

Di mana di antara takbir membaca, subhanallah wal hamdulillah wa lailahaillah wallahu Akbar dengan suara pelan, membaca Al Fatihah dan surat pendek. Lalu ruku’ sampai salam dilakukan sama seperti pelaksnaaan shalat fardhu. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2