MEDAN, (Waspada); Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan beri pembinaan ekonomi kreatif pada para mualaf di Kota Medan, Kamis (23/11) di aula kantor MUI Kota Medan. Dengan pelatihan tersebut diharapkan para ulama bisa ikut berkontribusi memperhatikan para mualaf agar berdaya secara ekonomi dalam konteks kewirausahaan.
Demikian dikatakan Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Prof Dr Syukri Albani Nasution yang membuka acara sekaligus narasumber acara Muzakarah Kewirausahaan Bagi Muallaf se Kota Medan. Hadir juga sebagai narasumber Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi MUI Kota Medan, Afif Abdillah SE, Ketua Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin Bumi Asri Medan H Idaham Mahadi Kadar.
Dipaparkan Syukri, ada beberapa syarat-syarat dalam berwirausaha yakni kenali dirimu, sikap mental positif, mampu berfikir kreatif, rajin mencoba hal yang baru, memiliki motivasi tinggi, memiliki etos kerja tanggungjawab dan mampu berkomunikasi.
“Tapi tidak semua ide usaha memiliki peluang usaha. Maka perlu indentifikasi masalah, mampu berinteraksi dengan banyak orang dan mampu menawarkan solusi yang kreatif sehingga konsumen tidak dapat menolak karena ada pesaing,” jelasnya.
Syukri juga mengungkapkan, tips praktis menjadi entrepreneur sukses yakni berani menghadapi resiko dan tantangan, membangun tim solid dan handal serta mengambil strategi secara efektif dan efisien. “Meskipun gagal atau sukses, bagi para ahli dibidang teknologi yang canggih ini sangat penting menerapkan ide-ide menjadi kenyataan. Ketimbang hanya menjadikan ide sebuah wacana semata,” katanya.
Sementara Afif Abdillah mengatakan, pembinaan ekonomi kreatif ini guna menciptakan wirausaha yang memiliki pengetahuan, kualitas dan kapasitas, keahlian, serta mewujudkan keluarga mualaf yang sakinah dan mandiri finansial.
“Kegiatan ini juga akan diajarkan bagaimana strategi marketing yang mampu untuk menarik para konsumen, salahsatunya memperkenalkan produk secara digital melalui media sosial,” ucapnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Medan ini juga mengharapkan para muallaf dapat menjadi usahawan sehingga menjadi ladang penghasilan juga dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain serta dapat menciptakan inovasi dan meningkatkan iklim kewirausahaan.
“Pelaku usaha mempunyai posisi penting dalam pertumbuhan ekonomi di negara ini. Pemerintah juga telah memberi banyak bantuan kepada pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Semoga dengan pembinaan ekonomi kreatif ini, para muallaf di Kota Medan memiliki keinginan atau semakin semangat dalam berusaha,” harap Afif. (h01)
Teks ; Narasumber diacara pembinaan ekonomi kreatif pada para mualaf di Kota Medan, Kamis (23/11) di aula kantor MUI Kota Medan. Waspada/Yuni Naibaho
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.