MPLS Siswa SMK Multi Karya Secara Daring

MPLS Siswa SMK Multi Karya Secara Daring

  • Bagikan
KEPALA SMK Multi Karya, Lily Rismaidy bersama Wakasek Bidang Kurikulum Sahbanta Mulia Sembiring, ST saat menyampaikan materi pembelajaran selama masa pandemi Covid-19. Waspada/ist
KEPALA SMK Multi Karya, Lily Rismaidy bersama Wakasek Bidang Kurikulum Sahbanta Mulia Sembiring, ST saat menyampaikan materi pembelajaran selama masa pandemi Covid-19. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Multi Karya Jl.STM Medan, berlangsung secara daring.

Selain pengenalan lingkungan sekolah dan penyampaian materi MPLS, siswa juga dikenalkan dengan sistem pembelajaran secara ELearning dan ujian secara CBT.

“Kegiatan MPLS telah kami laksanakan pada 22 s/d 24 Juli lalu dan saat ini sudah pelaksanaan belajar secara daring,” kata Kepala SMK Multi Karya, Lily Rismaidy, SPd, Selasa (3/8).

Dalam kegiatan MPLS, kata Lily Rismaidy, diawali dari perkenalan siswa baru termasuk kelas dan program keahlian pilihan siswa.

Selanjutnya pengenalan jajaran guru dan manajemen sekolah sistem pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, sarana dan prasarana sekolah.

“Pemateri dalam kegiatan ini para Wakil Kepala Sekolah dan Ketua Program Keahlian. Di sini ada 8 Program keahlian yakni, Teknik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Akuntansi dan Keuangan Lembaga,Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Pemesinan,” ujarnya.

Dilanjutkan, untuk materi tentang sistem pembelajaran selama pandemi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sahbanta Mulia Sembiring, ST.

Pembelajaran Secara E-Learning

Hal lain disampaikanya, sistem pembelajaran sudah menggunakan Elearning sendiri.

“Ya, SMK Multi Karya sudah melaksanakan pembelajaran secara e-learning. Maka siswa baru juga diberitahukan bagaimana sistem belajar dengan program ini,” katanya.

Menurutnya, penjelasan sistem pembelajaran dengan E-learning dengan menjelaskan bahwa  sistem atau juga konsep pendidikan yang dilakukan memanfaatkan suatu teknologi informasi dalam suatu proses belajar mengajar.

“Jadi format E-learning milik kita sendiri di SMK Multi Karya,”ujarnya.
Mengapa ELearning jadi pilihan dalam proses belajar?

Kata Lily Rismaidy, manfaat menggunakanya, pembelajaran akan mudah diserap.Artinya dengan menggunakan fasilitas multimedia berupa suatu gambar, teks, animasi, suara, dan juga video sehingga siswa belajar akan lebih fokus.

“Selain itu, dikenalkan juga sistem ujian yang dilaksanakan dengan Computer Based Test (CBT) atau Tes Berbasis Komputer,” ujar Lily Rismaidy.

Disebutkan,CBT adalah  tes dengan sistem pelaksanaan menggunakan komputer sebagai media untuk melakukan tes.

Penyajian dan pemilihan soal CBT dilakukan secara terkomputerisasi, sehingga setiap peserta yang mengerjakan tes mendapatkan paket soal yang berbeda-beda.

“Jadi, pelaksanaan ujian tidak lagi menggunakan kertas. Demikian juga pembayaran uang sekolah sudah secara online,” pungkasnya.(m22)

 

 

 

  • Bagikan