Waspada
Waspada » Menunggu Sertifikat Laik Fungsi, Jalan Tol Tanjung Mulia Segera Dibuka
Medan

Menunggu Sertifikat Laik Fungsi, Jalan Tol Tanjung Mulia Segera Dibuka

JALAN tol. Operasional jalan tol seksi I di Tanjungmulia Kecamatan Medan Deli segera dibuka dalam waktu dekat karena pembangunannya telah rampung. Ilustrasi
JALAN tol. Operasional jalan tol seksi I di Tanjungmulia Kecamatan Medan Deli segera dibuka dalam waktu dekat karena pembangunannya telah rampung. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Operasional jalan tol seksi I di Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli segera dibuka dalam waktu dekat, karena pembangunannya telah rampung.

Saat ini pembangunan tol seksi I di Tanjung Mulia yang menghubungkan Binjai-Belawan-Tanjung Mulia dan  Tebingtinggi-Tanjung Mulia-Binjai telah rampung dan sedang tahap penyelesaian akhir (finishing), pembongkaran pilar-pilar Jasa Marga dan menunggu surat izin sertifikat laik fungsi.
“Pengerjaan jalan tol seksi I ini telah rampung dan masih menunggu sertifikat laik fungsi. Bila sertifikat laik fungsi sudah keluar, operasional jalur jalan tol Tanjung Mulia segera total akan dibuka,” ujar Manager Humas PT Hutama Karya (HK), Mawardi, Jumat (22/1) kepada Waspada.
Menurut Mawardi, pembangunan yang sudah dilaksanakan secara keseluruhan telah rampung dan saat ini masih proses finishing dengan pengerjaan rambu – rambu, mengenai jalur untuk kelaikan standardisasi layak fungsi masih diuji oleh Kementrian PUPR melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).
“Kalau nanti setelah kelayakan memenuhi standar uji kelayakan. Kemudian dilakukan penentuan tarif, maka jalan tol itu segera diresmikan untuk dioperasionalkan. Harapannya dalam waktu dekat ini segera turun sertifikatnya,” jelas Mawardi.

Kelayakan Jalur

Sebelumnya, lanjut Mawardi, sempat dibuka jalur tersebut pada akhir tahun 2020, itu dilakukan sekaligus untuk menguji kelayakan jalur.
Kemudian akses jalur untuk menghindari kemacetan serta memudahkan kendaraan menghadapi hari besar pada awal tahun.
“Dengan dibukanya operasional kemarin, telah dilakukan uju layak fungsi untuk jalur. Kita masih membahas penentuan tarif jalur bekerja sama PT Jasa Marga,” pungkas Mawardi.
Pembangunan jalan tol sepanjang 17 kilometer ini menelan biaya investasi sebanyak Rp2,5 triliun. Jalur Medan-Binjai akan mendukung konektivitas di Sumatra Utara dan berkontribusi dalam mempercepat arus barang.
Sebelumnya Jalan Tol Medan-Binjai Seksi 1 Segmen Marelan-Helvetia sepanjang 2,75 kilometer telah lebih dulu dioperasikan sejak 6 Mei 2019.
Hal ini mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 428/KPTS/M/2019 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Medan-Binjai Segmen Marelan-Helvetia. Ini dimaksudkan dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2