Melestarikan Nilai Ibadah Pasca Ramadhan

Melestarikan Nilai Ibadah Pasca Ramadhan

  • Bagikan
Al Ustad Drs. H. Legimin Syukri, MH. Waspada/ist
Al Ustad Drs. H. Legimin Syukri, MH. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Sebenarnya semua ibadah nilainya harus kita lestarikan sepanjang kehidupan manusia itu sendiri. Tidak terkecuali salat yang lima waktu. Salat itu akan bisa mencegah yang mengerjakan dari berbuat keji dan munkar.

Demikian antaralain kesimpulan dari Khutbah Shalat Idul Fitri 1442  H disampaikan Al Ustad Drs H Legimin Syukri, MH saat pelaksanaan shalat di Masjid

Muslimin Jl. Gedung Arca Gg. Jawa Medan Area,pada Kamis (13/5). Dipaparkannya, perihal shalat mencegah diri berbuat kemungkaran, telah termaktub dalam Surah Al Ankabut ayat 45 yang artinya: Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat.

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Jauhkan Diri Dari Dosa

Dilanjutkannya, begitu pula ibadah puasa Ramadan yang kita kerjakan bisa menjadi tameng atau perisai, sehingga sepanjang tahun orang yang berpuasa bisa menjauhkan diri dari melakukan dosa-dosa besar.

Mari kita tilik, apa yang dipertanyakan seorang Sahabat Rasulullah SAW. Dia bertanya manakah ya Rasulullah yang termasuk dosa besar itu? Rasul bersabda: “Jauhi kamu tujuh dosa besar, yakni menyekutukan Allah, durhaka terhadap kedua orang tua, meminum khamar, berzina, menuduh perempuan yang baik-baik melakukan zina, membunuh dengan sengaja, lari dari peperangan ketika sudah berhadapan dengan musuh,”.

Maka, dengan selesainya melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan lalu, hendaknya menjadikan diri kita semakin taqwa dan bisa menjauhkan diri dari tujuh perilaku yang sangat dibenci Allah SWT.

Selain mengajak umat Islam untuk meningkatkan ketaqwaan usai Ramadhan ini, Al Ustad Legimin Sukri dalam Khutbahnya diakhiri dengan mengutuk kekejaman zionis Israil dan mendoakan bagi penduduk Palestina agar tabah dan sabar. Semoga yang berpulang kerahmatullah dicatat sebagai syuhada’.(m22)

 

  • Bagikan