Waspada
Waspada » Mekanisme Perlindungan Anak Tidak Berjalan Saat Bencana Banjir
Medan

Mekanisme Perlindungan Anak Tidak Berjalan Saat Bencana Banjir

ANAK-ANAK yang berada di jalan guna mengharap bantuan pengendara. Mekanisme perlindungan anak tidak berjalan saat bencana banjir.Waspada/Anum Saskia
ANAK-ANAK yang berada di jalan guna mengharap bantuan pengendara. Mekanisme perlindungan anak tidak berjalan saat bencana banjir.Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Mekanisme perlindungan bagi anak terlihat tidak berjalan saat bencana banjir.

Hal itu terlihat di berbagai sudut jalanan lokasi banjir, di mana anak-anakpun tidak mendapatkan perlindungan khusus saat bencana seperti banjir.

Bahkan di berbagai kawasan lokasi banjir, banyak anak-anak menjadi peminta-minta kepada pengemudi kendaraan yang melintas di kawasan banjir.

“Itu artinya tidak ada mekanisme perlindungan anak yang berjalan saat bencana,seperti situasi banjir bandang saat ini,” kata Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan, M Jailani MA, Jumat (4/12).

Kata dia, ketidakhadiran pemerintah di situasi bencana seperti banjir, akhirnya melahirkan pemikiran bahwa apa yang dilakukan anak anak dianggap biasa karena bencana, padahal itu keliru.

“Anak-anak meminta-minta itu merasa biasa karena mereka kena bencana, nah pemerintah dalam hal ini tidak tanggap dan tidak hadir untuk memberi perhatian atau penyuluhan agar anak-anak tidak melakukan hal itu.

Maka, kesannya wajar saja. Semestinya,pemerintah juga buka posko perlindungan anak saat bencana banjir,”katanya.

Amatan Waspada, anak-anak di kawasan Jl Letjen Suprapto, Jl Brigjen Katamso terlihat membawa kotak kardus untuk meminta sumbangan kepada para pengendara.

Lina, seorang pengendara sepeda motor mengaku miris dengan anak-anak yang meminta bantuan kepada pengendara.

“Ini berbahaya. Suasana Pandemi Covid-19, anak-anak di jalanan, tidak pakai baju, tidak pakai masker dan hujan. Bukankah sangat rentan tertular penyakit? Uang tak seberapa kalau sakit bagaimana?” paparnya sedih. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2