Masyarakat Medan Diminta Terus Jangan Lengah Prokes

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 kota Medan meminta agar masyarakat jangan lengah menjalankan protokol kesehatan.

Apalagi saat ini dikabarkan sudah ada omicron varian baru dari Covid-19 dibeberapa negara. Ditambah lagi pemerintah juga akan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada 24 Desember hingga 3 Januari 2022 mendatang.

“Kita ketahui saat ini kota Medan masih berada di level 2 kota Medan. Kita terus memperkuat prokes, harapan kita kepada masyarakat jangan lengah karena banyak isu diluar seperti adanya varian baru delta, omicron,” ucap Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Kota Medan yang juga menjabat PLT Dinas Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Mardohar Tambunan kepada Waspada pada Jumat (3/12).

Ia juga menyebutkan memang varian baru omnicron ini belum ditemukan kasusnya di Kota Medan. Meskipun begitu pentingnya menjaga prokes.

“Jika varian baru Covid-19 itu masuk ke Indonesia berarti itu masuknya dari luar. Jadi kami himbau bagi masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri nanti benar -benar mengikuti isolasi bila pulang dari luar negeri,” himbaunya.

Sedangkan pada penetapan PPKM level 3 menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, setiap orang ornag yang pulang dari luar negeri akan diisolasi selama 7 hari sampai terdeteksi adanya terpapar atau tidak.

Untuk pelaksanaan PPKM level 3 itu pihaknya belum ada menerima perintah, pihaknya terus masih menunggu.

“Yang pasti penetapan PPKM level 3 itu salah satu strategi untuk mengantisipasi jangan terjadi ledakan yang selama ini kita khawatirkan,” jelasnya.

Sementara itu, sebutnya kota Medan kini bersiap -siap akan mengakhiri akhir tahun jadi banyak kegiatan yang harus diselesaikan baik itu Pemerintahan, kemasyarakatan maupun organisasi yang lain yang sifatnya membutuhkan percepatan.(cbud)

Teks Foto

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dan PLT Kadis Kesehatan Kota Medan, Mardohar Tambunan. Foto/Mahbubah Lubis

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *