Waspada
Waspada » Masyarakat Kecewa Vaksinasi Dosis Pertama Menghilang Dari Medan
Medan

Masyarakat Kecewa Vaksinasi Dosis Pertama Menghilang Dari Medan

VAKSIN COVID-19. Mastarakat kecewa vaksinasi dosis pertama menghilang Dari Medan. Ilustrasi Gabungan Perusahaan (GP) farmasi Sumut sampai saat ini belum mengetahui jadwal pelayanan vaksin individu atau mandiri bagi masyarakat di Sumut. Ilustrasi
VAKSIN COVID-19. Mastarakat kecewa vaksinasi dosis pertama menghilang Dari Medan. Ilustrasi Gabungan Perusahaan (GP) farmasi Sumut sampai saat ini belum mengetahui jadwal pelayanan vaksin individu atau mandiri bagi masyarakat di Sumut. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) Darurat yang tengah berlaku di Kota Medan tidak membuat masyarakat kendor untuk melakukan vaksinasi. Sayangnya, banyak masyarakat kecewa terutama masyarakat yang menginginkan vaksinasi dosis pertama. Karena hampir semua tempat tidak melayani vaksin dosis pertama ini.

Kekecewaan ini menjadi pemandangan yang tidak sedap dihampir semua pelayanan vaksinasi di Medan.

Apalagi pihak puskesmas tidak memberikan informasi yang akurat sehingga membuat masyarakat bertanya-tanya. “Tidak ada informasi yang akurat, pihak Puskesmas hanya menyatakan bahwa mereka hanya fokus layani vaksinasi untuk lansia,” ungkap warga Medan, Rina pada Minggu (18/7).

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini di Kota Medan memang kekurangan logistik vaksin untuk dosis pertama. Dan ini sudah berlangsung beberapa hari belakangan ini.

“Logistik kita belum semua masuk. Untuk dosis pertama ditunda dulu menunggu stok datang dari pusat,” katanya kepada Waspada.

Mardohar Tambunan, yang juga Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Medan (Dinkes Kota Medan) juga menyebutkan stok vaksin akan tiba di Kota Medan secepatnya dari pusat.

“Informasinya mungkin dalam waktu cepat, ini la kita tunggu dari Pusat,” paparnya.

Terus Berjalan

Di Medan katanya meski PPKM Darurat namun pelaksana vaksinasi masih terus berjalan seperti di eks Bandara Polonia, semua Polsek, lapangan Benteng dan semua Puskesmas, namun sebutnya masih bisa melayani vaksinasi dosis dua.

“Vaksinasi terus berjalan, hanya saja belum maksima karena masih menunggu vaksinnya datang. Sekarang logistik kurang peminatnya banyak, kalau dulu logistik cukup peminatnya sedikit. Tidak berpengaruh meski PPKM Darurat. Di Polonia membludak, kita pun takut lihatnya, mau gimana lagi mau kita bendungpun susah,” ujarnya.

Sementara itu, target vaksinasi di Medan saat ini katanya sudah lebih dari 50 persen. Namun untuk angka vaksinasi anak usia 12-17 tahun di Medan masih minim. Ini juga terkendala karena kurangnya stok vaksin. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2