Waspada
Waspada » Masyarakat Diajak Patuhi Protokol Kesehatan
Medan

Masyarakat Diajak Patuhi Protokol Kesehatan

KEPALA Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Drs Temazaro mendampingi ADPIN BKKBN RI, H Nofrijal SP MA,dalam rangka sosialisasi perubahan perilaku penanganan Covid-19. Waspada/ist
KEPALA Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Drs Temazaro mendampingi ADPIN BKKBN RI, H Nofrijal SP MA,dalam rangka sosialisasi perubahan perilaku penanganan Covid-19. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Drs Temazaro Zega mengatakan akan terus mengajak seluruh komponen masyarakat untuk betul-betul patuh kepada protokol kesehatan, khususnya yang terkait dengan tidak menimbulkan kerumunan.

“Ayo mari mematuhi protokol kesehatan. Pertama cuci tangan kedua pakai masker dan ketiga jaga jarak,” katanya ,Senin(16/11) saat berlangsungnya kunjungan Deputi Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin) BKKBN RI, H Nofrijal SP MA,dalam rangka sosialisasi perubahan perilaku penanganan Covid-19 di Kabupaten Simalungun akan dilanjutkan di Kota Pematang Siantar.

Selain dihadiri pejabat BKKBN RI, kegiatan yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) dan Dinas PPKB Kabupaten Simalungun.

Selain itu Sekretaris Daerah Pemkab Simalungun, Mixnon Andreas Simamora S IP MSi, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Simalungun, Akmal Harif Siregar S Kom MSi, Kepala BPBD, Frits Ueki Prapanca Damanik dan peserta sebanyak 75 orang dari PKB/PLKB dan PPKBD dan Sub PPKBD.

Lebih lanjut Temazaro Zega menyebutkan, patuh terhadap Protokol Kesehatan(Prokes) akan memberi dampak pada diri sendiri berupa kesehatan dan menjaga orang lain agar juga sehat.

Deputi ADPIN BKKBN RI, H Nofrijal SP MA berdialog bersama para perserta kegiatan sosialisasi perubahan perilaku penanganan Covid-19 di Kabupaten Simalungun bersama jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara secara tatap muka dengan memperhatikan social distancing sesuai dengan protokol kesehatan.

Antusias dari peserta terlihat  berbagai pertanyaan yang diajukan kepada Deputi ADPIN terkait sosialisasi perubahan perilaku penanganan Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan.

Dia mengatakan bahwa kunjunganya ke Sumut kali ini sedikit berbeda karena atas Lembaga Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) sebagai Wakil Ketua Subbidang Perubahan Perilaku satgas penanggulangan Covid-19 Tk.Nasional.

“Kita diberi tugas oleh satgas Penanggulangan Covid-19 sebagai bidang yang menangani sosialisasi perubahan perilaku,” kata Nofrijal sembari menyebutkan, perubahan perilaku itu ada tiga yaitu mitigasi, edukasi dan ketiga sosialisasi.

“Kita diberi tugas merancang dan medisain bentuk-bentuk sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media media yang ada. Jadi kehadiran kami di Kabupaten Simalungun dan Siantar ini bersama sama dengan

Perkuat Kader

Perwakilan BKKBN Sumatera Utara yakni membantu pemerintah setempat Bupati dan walikota untuk semakin memperkuat para kader, para petugas lapangan dalam melakukan aksi sosialisasi pencegahan Covid-19,” terangnya.

BNPB kata Nofrijal mengerti bahwa BKKBN punya jaringan yang cukup besar dan cukup luas sampai ke desa dan kelurahan RT/RT atau disebut dengan institusi masyarakat pedesaan.

“Dengan institusi masyarakat pedesaan ini kita bisa menumpang kan pesan-pesan. Terutama ingat pesan ibu. Pesan ibu itu adalah jangan lupa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Di samping itu perlu pengetahuan yang berkaitan dengan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan emergency jadi para kader sudah punya pengetahuan asal,” tegasnya.

Selanjutnya kata Nofrijal tentu mereka akan dikawal oleh pemerintah daerah dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.

“Sebenarnya sebelum acara sosialisasi ini digelar mereka sudah gerak juga. Sesuai dengan tugas-tugas yang diberikan oleh Camat, Kepala Desa dan Lurah karena ibu-Ibu ini merupakan para kader di desa,” bebernya lagi.

“Tadi sudah saya sampaikan kepada mereka sudah bisa langsung door to door ke rumah-rumah kemudian bisa bicara dengan para tokoh. Nanti mereka akan laporkan kepada lurah dan  kepala Desa nya apa-apa saja yang mereka dapatkan. Intensifikasinya memang tiga bulan tapi tidak berhenti disitu. Mereka kan kader. Kader itu bekerja sepanjang masa. Tapi yang disupport pemerintah tahun 2020. Mudah mudahan tahun 2021 Covid-19 ini sudah hilang,” ujarnya.

Turut memberi sambutan, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Simalungun, Akmal Harif Siregar S.Kom MSi. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2