Waspada
Waspada » Masjid Tarbiyah Islamiyah Butuh Menara
Medan

Masjid Tarbiyah Islamiyah Butuh Menara

 

MEDAN (Waspada): Masjid Tarbiyah Islamiyah terletak di Jl. Brigjen Katamso persisnya di Gang Lampu I, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimoon, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Lokasi masjid berada di bawah Gang Lampu I, dimana gang itu sendiri sangat sempit tidak dapat dilalui menggunakan mobil. Menuju masjid hanya dapat ditempuh dengan becak bermotor, sepeda motor, sepeda dayung dan jalan kaki dikarenakan posisinya persis di bantaran Sungai Deli.

Masjid ini awalnya merupakan surau atau mushalla yang dibangun warga Muhammadiyah lebih kurang 30 tahun yang lalu. Setelah warga Muhammadiyah membangun masjid tidak jauh dari lokasi Masjid Tarbiyah Islamiyah ini, masjid ini diserahkan untuk dikelola kepada masyarakat dan warga Al Washliyah disana.

”Masjid Tarbiyah Islamiyah ini dulunya bernama Mushalla Taqwa. Kini usianya hampir 30 tahun,” ucap Tamsir, wakil bendahara BKM Masjid Tarbiyah Islamiyah didampingi Ketua I BKM Ahmad Nasir Syah dan Bendahara BKM Yusri Harefa kepada Waspada, Minggu (11/4/2021).

Kata Tamsir, masjid ini memiliki madrasah TK Paud dengan nama yang sama yakni Tarbiyah Islamiyah. Namun, masjid sendiri belum memiliki ruang perpustakaan dan menara.

”Masjid ini membutuhkan menara yang lebih tinggi dari kubah utama. Saat ini kumandang azan hanya lewat mikrofon yang ditempelkan di dinding kubah. Kalau dibangun menara yang lebih tinggi tentunya alunan kumandang azan akan lebih jauh terdengar. Kelak jika menara terbangun, dibawahnya akan dibuat tempat mengambil wuduk,” tutur Tamsir.

Khusus selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah ini, BKM masjid menyediakan snack untuk berbuka puasa kepada warga atau musyafir yang singgah. ”Konsumsi tetap ada dan disediakan untuk berbuka puasa,” timpal Yusri Harefa.

Selain snack untuk berbuka puasa, Ramadhan di masjid ini setiap malam dilaksanakan tadarusan bersama jamaah dan anak-anak remaja masjid, kuliah subuh dan tentunya shalat tarawih 21 rakaat.

Selama pandemi Covid-19 hingga saat ini, pihak BKM menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Jamaah diwajibkan mengenakan masker dan pihak masjid menyediakan dua alat untuk cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun terletak di samping pintu utama dan pintu bagian samping.

”Jamaah masjid ini sebelumnya hingga saat ini masih lumayan ramai. Jamaahnya mayoritas masyarakat setempat atau warga lingkungan 16. Shalat Magrib 4 shaf dan kalau Subuh 2 shaf. 1 shaf lebih kurang 20 orang,” sambung Ahmad Nasir Syah seraya mengatakan akses masjid bantaran Sungai Deli ini bisa tembus ke Jl. Avros menuju Polonia.(m29)

Waspada/Andy Aditya
Suasana berbuka puasa perdana di Masjid Tarbiyah Islamiyah, Selasa (13/4).

Waspada/Andy Aditya
Pengurus BKM foto bersama di Masjid Tarbiyah Islamiyah yang membutuhkan menara.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2