Masa Pandemi PPTM Sumut Latih Kaum Ibu Wira Usaha

Masa Pandemi PPTM Sumut Latih Kaum Ibu Wira Usaha

  • Bagikan
KEPALA Bidang Pemberdayaan Perempuan Tuah Melayu, Sumut drg.Tina Arriani M.Kes. Waspada/ist
KEPALA Bidang Pemberdayaan Perempuan Tuah Melayu, Sumut drg.Tina Arriani M.Kes. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Masa pandemi covid-19, Bidang Pemberdayaan Perempuan Tuah Melayu (PPTM), Sumatera Utara, menggiatkan pelatihan wira usaha bagi kaum ibu, guna mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di Kota Medan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Hal ini bagian mendukung penuh visi misi Wali Kota Medan, Muhammad Boby Afif Nasution, menjadikan Medan Berkah.

Demikian Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Tuah Melayu, Sumut drg.Tina Arriani M.Kes (foto) yang juga, ASN di Dinkes Medan selaku Kabid Pemegang Program Hepatitis dan Pengurus PDGI Sumut, Selasa (28/9).

Kata dia, etnis Melayu memiliki beragam keterampilan yang bisa diandalkan termasuk kuliner khas Melayu dan tengah digiatkan sebagai upaya melestarikan makanan tradisional.

“Menggiatkan kuliner ini kami bersama tim, juga menggelar acara bincang kuliner melayu di RRI Medan. Selain itu ada juga pelatihan untuk kaum ibu terdampak covid, kegiatan daur ulang sampah bernilai ekonomis, dengan harapan mereka memiliki penghasilan baru,”ujar drg.Tina.

Intinya, kata dia, selama Pandemi ini pihaknya menggiatkan program Wali Kota mengembangkan dan membina UMKM bagi masyarakat bawah yang terdampak Covid 19 yang terdiri dari produk makanan rumahan serta catering.

Juga beberapa makanan khas Melayu seperti halua /manisan yang sudah tersohor sampai ke luar negri dan beberapa makanan khas Melayu lain sebagai aset daerah kita untuk mengembangkan pariwisata kelak khususnya di Medan sebagai Tanah Deli.

Dengan kegiatan ini, kami berharap pemerintah dan pengusaha membantu serta mengembangkan usaha dari kaum ibu Tuah Melayu agar lebih berkembang dan berdaya guna di masyarakat.

“Untuk mengggiatkan UMKM bagi kaum ibu, ada juga Galery Tuah Melayu Serumpun sebagai wadah seni dan budaya Melayu terdiri dari pakaian melayu, pernak pernik Melayu serta makanan khas Melayu dan peralatan perlengkapan pesta Melayu,”ujarnya.

Bidang Kesehatan

Hal lain disampaikannya, selaku ASN di Dinkes Medan Kabid Pemegang Program Hepatitis dan Pengurus PDGI Sumut,ia juga aktif mensosialisasikan pentingnya pola hidup sehat masa pandemi.

“Jadi, sejak awal pandemi, saya dan tim Perempuan Tuah Melayu, memberi edukasi kepada masyarakat pentingnya pola hidup sehat, ikuti prokes dan ikut membantu menyediakan konsumsi untuk masyarakat yang lagi isoman terpapar covid 19.

“Saya bahagia ternyata kaum ibu Tuah Melayu langsung bergerak membantau saudara kita yang covid. Sekarang covid mulai landai, tapi kita tidak boleh lengah, harus tetap waspada,”pungkasnya. (m22)

  • Bagikan