Waspada
Waspada » Alasan Sakit, Mantan Kakanwil Kemenagsu Batal Diperiksa Kejatisu
Medan

Alasan Sakit, Mantan Kakanwil Kemenagsu Batal Diperiksa Kejatisu

KASI Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenagsu), IZ, batal diperiksa penyidik Kejatisu, karena alasan sedang sakit. Waspada/ist
KASI Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenagsu), IZ, batal diperiksa penyidik Kejatisu, karena alasan sedang sakit. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenagsu), IZ, batal diperiksa penyidik Kejatisu, karena alasan sedang sakit.

IZ yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan jual beli jabatan semestinya diperiksa hari ini Senin (11/1). Ini merupakan panggilan kedua yang dilayangkan tim penyidik.

“Hari ini dipanggil, ternyata ada surat yang diserahkan pengacaranya langsung atas nama Edy Purwanto, bahwa yang bersangkutan sedang sakit sesuai dengan surat dari Rumah Sakit Umum Silvana Binjai,” ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu Sumanggar Siagian, kepada wartawan, Senin (11/1).

Sumanggar membenarkan mantan Kakanwil Kemenagsu batal diperiksa Kejatisu karena beralasan sedang melakukan isolasi mandiri.

Hal itu dibuktikan melalui surat keterangan dari Rumah Sakit Silvana Binjai yang disampaikan oleh kuasa hukumnya.

“Jadi hasil keterangan pemeriksaan rumah sakit tersebut bahwasanya, tersangka dinyatakan sakit dan perlu istirahat selam 14 hari. Dijelaskan dalam surat itu, dia isolasi mandiri. Nanti kami tanyakan lebih detil lagi,” jelas Sumanggar.

Lebih jauh disampaikan Sumanggar, pemanggilan hari ini merupakan pemanggilan kedua terhadap tersangka.

Pemanggilan pertama sudah dilayangkan pada Desember 2020 kemarin, namun tersangka juga batal datang dengan alasan sakit.

“Selanjutnya, tim penyidik akan berkoodinasi untuk menjadwalkan pemanggilan ketiga kalinya,”tegas Sumanggar.

Ia menyebut, tersangka IZ terjerat kasus jual beli jabatan pada tahun 2019. Dia disangkakan menerima suap dari Plt Kepala Kantor Kemenag Madina, ZA.

“IZ ditetapkan sebagai tersangka pada 30 November 2020. “ZA juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan juga akan dipanggil,” tandas Sumanggar.

Diketahui, penyidik pidana khusus Kejati Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Iwan Zulhami, Senin (3/8/2020) lalu.

Pemeriksan itu terkait kasus dugaan korupsi suap jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Sumut. Selain Iwan, penyidik Kejati juga melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang staf Kanwil Kemenag Sumut.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh Iwan Zuhami terungkap berkat laporan masyarakat terkait adanya suap jabatan selama Iwan Zulhami menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Sumut. (m32).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2