Waspada
Waspada » Mantan Anggota Dewan Terpidana Korupsi Meninggal Dunia
Medan

Mantan Anggota Dewan Terpidana Korupsi Meninggal Dunia

PASIRUDDIN Daulay semasa hidup. Mantan anggota dewan terpidana korupsi itu meninggal dunia. Waspada/Dok.Partono Budy
PASIRUDDIN Daulay semasa hidup. Mantan anggota dewan terpidana korupsi itu meninggal dunia. Waspada/Dok.Partono Budy

MEDAN (Waspada): Pasiruddin Daulay (foto), mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumut meninggal dunia. Pasiruddin adalah terpidana terkait kasus korupsi uang suap ketok palu yang melibatkan mantan Gubsu Gatot Pujonugroho yang masih menjalani hukuman di Lapas Klas I Medan.

Mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-20214 itu, meninggal karena sakit setelah sebelumnya dirujuk ke Rumah Sakit Royal Prima, Selasa (30/3). Kepala Divisi Pemasyarakatan (KadivPas) Kanwil Kemenkumham Sumut Anak Agung Gede Krisna, membenarkan, Pasiruddin meninggal dunia, Selasa (30/3) pagi pukul 09.35, setelah beberapa kali sempat mengeluh sakit.

“Iya benar, sebagaimana informasi yang saya terima dari Kalapas, ada seorang wargabinaan terpidana korupsi yang meninggal dunia karena sakit. Yang bersangkutan meninggal dunia Selasa setelah dirujuk oleh pihak emergency lapas ke RS Royal Prima Medan karena kesadaran menurun,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan Rabu (31/3).

Ia menjelaskan, berdasarkan rekam medis kondisi kesehatan terpidana korupsi suap ketok palu yang divonis 4 tahun penjara denda Rp200 juta pada 2019 lalu itu sebelumnya memang memiliki riwayat sejumlah penyakit dan tercatat sebagai pasien di RS Royal Prima Medan.

“Menurut rekam medisnya yang bersangkutan ini memiliki riwayat beberapa penyakit, dia terdaftar sebagai pasien di rumah sakit. Pada tanggal 8 dan 12 Februari lalu yang bersangkutan juga diperiksa kesehatannya karena mengeluh mencret, batuk dahak dan sesak nafas,” jelasnya.

Sakit

Sementara Kalapas Klas I Medan Erwedi Supriyatno juga membenarkan bahwa terpidana Pasiruddin Daulay meninggal dunia. “Ya betul, meninggal di rumah sakit setelah dirawat. Yang bersangkutan sudah beberapa kali sakit dan dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Ia mengatakan, terpidana selama ini ada komplikasi beberapa penyakit yang dideritanya, sehingga sempat beberapa kali ke luar masuk rumah sakit. “Jenazahnya semalam sudah diserahkan dan diterima oleh keluarganya,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Pasiruddin Daulay yang merupakan mantan anggota DPRD Sumut terpidana kasus korupsi suap ketok palu mantan Gubsu Gatot Pujonugroho dalam pengesahan rencana APBD Pemprov Sumut tahun anggaran 2012-2015 ini telah menjalani masa hukumannya selama dua tahun sejak 2019 lalu.

Dalam perkara kasus korupsi tersebut Pasiruddin dinilai majelis hakim terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf b juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. (m32).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2