Majelis Puan Puan Melayu Sumut Kurban 4 Ekor Sapi

Majelis Puan Puan Melayu Sumut Kurban 4 Ekor Sapi

  • Bagikan
KETUA Penasehat Majelis Puan Puan Melayu Sumatera Utara, Hj Zunaidar Rivai bersama Penasehat, Hj Fatimah Habibie saat menyerahkan daging kurban untuk warga. Puan Puan Melayu pada Idul Adha 1441 H ini kurban 4 ekor sapi. Waspada/ist
KETUA Penasehat Majelis Puan Puan Melayu Sumatera Utara, Hj Zunaidar Rivai bersama Penasehat, Hj Fatimah Habibie saat menyerahkan daging kurban untuk warga. Puan Puan Melayu pada Idul Adha 1441 H ini kurban 4 ekor sapi. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Majelis Puan Puan Melayu Sumut kurban 4 ekor sapi dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Majelis Puan Puan Melayu Sumut kurban 4 ekor sapi yang penyembelihannya dilakukan di empat lokasi di kawasan Deliserdang.

Yakni di Sei Baharu Teluk Kecamatan Hamparan Perak, Paluh Manan, Sialang Muda dan Diski.

Demikian disampaikan Ketua Penasehat Majelis Puan Puan Melayu Sumut, Hj Zunaidar Rivai bersama Penasehat, Hj Fatimah Habibie, Selasa (4/8).

Pelaksanaan kurban di daerah daerah sebagai bentuk kepedulian Majelis Puan Puan Melayu Sumut.

Terutama terhadap masyarakat luar Kota Medan yang terdampak Covid-19 dan warga kurang mampu.

Sebab, pada umumnya warga yang ditemui sekaligus diberikan daging kurban, banyak yang bekerja tidak tetap.

Sehingga kondisi saat ini, sangat tepat melaksanakan tebar kurban untuk mereka.

“Pada intinya, penyembelihan hewan kurban di empat titik tersebut, sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama, sebagaimana Hadist dari Aisyah RA, Nabi SAW yang bersabda:

“Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan kurban.”

Pahala Kurban

Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya.

“Dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi).

“Maka kami berharap tebar kurban memberi manfaat bagi diri kami seluruh pengurus dan anggota Majelis Puan Puan Melayu Sumut dan orang lain sebagai penerima daging kurban,” kata Zunaidar Rivai.

Saat ditanya mengapa melaksanakan kurban di lokasi yang jauh dari Kota Medan?

Terkait hal itu, Zunaidar menyebutkan, pihaknya sudah melakukan kunjungan sebelumnya untuk kegiatan bakti sosial yang memang rutin dilaksanakan.

Sehingga, lokasi ini dinilai tepat untuk pelaksanaan kurban.

“Majelis Puan Puan Melayu Sumut selalu melaksanakan bakti sosial kemasyarakatan. Maka, dalam kegiatan kurban, sudah ada lokasi yang ditetapkan untuk kegiatan.

Memang, setiap tahun lokasi pelaksanaan kurban berbeda, namun tetap memilih wilayah yang warganya benar-benar membutuhkan.

“Semoga tahun depan jumlah hewan kurban bertambah sehingga Majelis Puan Puan Melayu Sumatera Utara dapat menambah lokasi pemberian daging kurban,” ujarnya.(m22)

  • Bagikan