Mahasiswa UISU Antusias Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Dan Pembuatan Kompos

Mahasiswa UISU Antusias Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Dan Pembuatan Kompos

  • Bagikan
MAHASISWA UISU sedang memperlihatkan hasil pengolahan sampah menjadi briket di Laboratorium Fakultas Teknik UISU ketika mengikuti pelatihan , Sabtu (13/11). Waspada/Ist
MAHASISWA UISU sedang memperlihatkan hasil pengolahan sampah menjadi briket di Laboratorium Fakultas Teknik UISU ketika mengikuti pelatihan , Sabtu (13/11). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) antusias mengikuti pelatihan pengelolaan sampah organik dan pembuatan kompos digelar di dua lokasi terpisah, Sabtu (13/11).

Praktik pelatihan pengelolaan sampah organik untuk pembuatan briket digelar di Laboratorium Fakultas Teknik UISU Jl. SM Raja Medan dipandu Ir. Rena Arifah, M.SI. Sedangkan praktik pembuatan kompos dilaksanakan di Fakultas Pertanian UISU Jl. Karya Wisata Gedung Johor dan dipandu Ir. Ratna Mauli Lubis.

Kegiatan pelatihan merupakan rangkaian kegiatan green campus dan mendukung MBKM di lingkungan UISU digelar Lembaga Penelitian UISU selama 2 hari. Sebelumnya, Kegiatan dibuka Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP di Auditorium UISU Jl. SM Raja Medan. Rektor UISU berharap, mahasiswa yang ikut dalam kegiatan pelatihan ini menjadi contoh buat seluruh mahasiswa UISU lainnya.

Kata Rektor, kegiatan ini sangat penting dalam mendukung green kampus dan program MBKM di lingkungan UISU.

Terlebih lagi bahwa sampah yang diolah akan dapat memberikan nilai ekeonomis buat masyarakat. “Kegiatan pelatihan ini juga merupakan bagian dari trannformasi ilmu pengetahuan sekaligus merubah pola hidup untuk lebih bersih sekaligus menjaga lingkungan sekitar,”ujarnya.

Pembuatan Kompos

Sementara itu, Ir. Ratna Mauli Lubis menjelaskan pembuatan kompos dapat menggunakan semua jenis tumbuhan, baik tumbuhan keras maupun tidak, dan semakin keras tumbuhannya, maka semakin lama proses pembuatannya tetapi untuk pemanfaatan tanamannya semakin baik.

“Dibandingkan dari buah-buahan atau sayur-sayuran memang pembuatannya cepat tetapi untuk pemanfaatannya sendiri masih kurang,”jelasnya. Menurut Ratna Mauli, pemanfaatan kompos sangat baik untuk tanaman, yang paling utama untuk memperbaiki sifat-sifat fisika.”Hara yang ada dikompos akan cepat diserap akar tanaman serta akan jadi makanan bagi organisme-organisme di dalam tanah yang menguntungkan,ucapnya. Kelebihan lainnya adalah untuk melapuk dan apa saja yang ada di dalam tanah guna menghasilkan unsur-unsur baik berupa unsur hara maupun bukan unsur hara” ujar Ir. Ratna Mauli Lubis

Pelatihan pembuatan briket dan pembuatan Kompos dalam kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan green kampus dan mendorong MBKM di lingkungan UISU serta sebagai salah satu pengembangan sektor peningkatan ekonomi masyarakat serta upaya menjaga kelestarian lingkungan. (m19)

  • Bagikan
Search and Recover