Mahasiswa Desak Cabut Permendikbudristek

Mahasiswa Desak Cabut Permendikbudristek

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pembebasan Mahasiswa (GPM) menggelar aksi demo damai di depan gedung DPRD Sumut, Jumat (27/11). Mereka mendesak pemerintah untuk segera mencabut Permendikbudristek No 30 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi dicabut. Alasannya, aturan itu dikhawatirkan dapat mendorong kebebasan seks di kampus.

“Kita minta aturan itu dicabut karena juga dinilai melegalkan zinah,” kata kordinator aksi Suryadi Pradana dalam orasinya disaksikan Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa dan anggota dewan Azmi Yuli Sitorus dan Irwan Simamora.

Suryadi menegaskan, dalam aturan itu disebutkan bila lawan jenis mengizinkan anggota tubuhnya dipegang, diraba dan disentuh, itu berarti perbuatan zinah dibolehkan.

Sambil membawa spanduk dan bendera tauhid, peserta aksi yang berdemo terbagi menjadi dua. Yang pertama berorasi di depan gedung dewan, dan sebagian lagi yang mayoritas wanita bercadar berada di sisi kiri gedung.

Salah satu spanduk bertuliskan “Syariat Islam solusi tuntas masalah kebebasan seksual,” turut mereka kibarkan sebagai bentuk protes atas aturan Mendikbudristek.

Dijelaskan Suryadi, dari data yang ada, dari 920 kasus kekerasan seksual ironisnya terjadi di kampus, dan diduga melibatkan para mahasiswa.

Karenanya, mereka meminta agar ditegakkannya syariat Islam agar kebebasan seksual dihapuskan. “Permendikbud 30 thogut. Tegakkan khilafah,” teriak Suryadi.

Mahasiswa menilai Permendikbud ini mengarah pada paham sekularisme. Mereka menuntut agar syariat Islam ditegakkan agar seks bebas tidak ada lagi.

“Permendikbudristek Nomor 30 semakin membuktikan bahwa negara ini negara sekuler. Cabut Permendikbud PPKS. Kekerasan seksual bisa dihapuskan jika negara ini menegakkan syariat Islam,” jelas orator aksi.

Aksi demo ini dijaga sejumlah petugas kepolisian. Mahasiswa maupun petugas yang berjaga terlihat menggunakan masker.

Menyikapi aksi demo itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa menyebutkan, dewan akan meneruskan aspirasi mereka ke pemerintah pusat.

Setelah mendengarkan penjelasan dewan, para peserta aksi meninggalkan gedung dewan dengan tertib. (cpb)

PULUHAN massa yang tergabung dalam Gerakan Pembebasan Mahasiswa (GPM) menggelar aksi demo damai di depan gedung DPRD Sumut, Jumat (27/11). Waspada/Partono Budy

  • Bagikan
Search and Recover