Waspada
Waspada » LP3SU Minta Bobby-Aulia Prioritaskan Masalah Sampah
Medan

LP3SU Minta Bobby-Aulia Prioritaskan Masalah Sampah

KETUA Umum Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumatera Utara (LP3SU) Salfimi Umar (kanan) berfoto dengan Bobby Nasution. LP3SU minta kepada pasangan walikota-wakil Bobby Nasution dan Aulia Rahman prioritaskan penanganan masalah sampah di Kota Medan. Waspada/Ist
KETUA Umum Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumatera Utara (LP3SU) Salfimi Umar (kanan) berfoto dengan Bobby Nasution. LP3SU minta kepada pasangan walikota-wakil Bobby Nasution dan Aulia Rahman prioritaskan penanganan masalah sampah di Kota Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumatera Utara (LP3SU) Salfimi Umar meminta kepada pasangan walikota-wakil Bobby Nasution dan Aulia Rahman prioritaskan penanganan masalah sampah di Kota Medan.

“Kita ucapkan selamat atas pelantikan Bobby-Aulia dan berharap pasangan itu mampu wujudkan harapan masyarakat yang menginginkan Kota Medan nyaman dan bebas dari masalah sampah,” kata Salfimi kepada Waspada, di Medan, Jumat (26/2).

Salfimi merespon langkah yang perlu diupayakan setelah pelantikan Bobby Nasution dan wakilnya Aulia Rachman ini oleh Gubsu Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu, Medan pada Jumat (26/2).

Turut dilantik bersama Bobby, 11 kepala daerah pemenang Pilkada 2020 yang dilakukan dalam dua sesi, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebagaimana visi Bobby-Aulia, Salfimi menegaskan lagi bahwa untuk wewjudkan masyarakat Kota Medan yang berkah, maju, dan kondusif, perlu diprioritaskan agenda utama penanganan masalah sampah, yang selalu dikeluhkan masyarakat.

Menurut Salfimi, dengan jumlah pendidik hampir 3 juta jiwa, Kota Medan menghasilkan 2.000 ton sampah per hari. Dari sisi lingkungan menjadi sumber masalah kesehatan.

“Akibatnya, warga Medan menjadi tidak nyaman dengan tumpukan sampah dan mengganggu aktifitas mereka sehari-hari,” katanya.

Dengan kondisi demikian, Bobby-Aulia diharapkan segera bekerja dan membangun serta bersinergis dengan stakeholder terkait untuk mencari solusi yang komprehensif, dan tuntas.

Menurut Salfimi, pemerintah Kota Medan harus serius menyikapi dan menjalankan program yang terukur untuk masa depan.

Drainase

Selain masalah sampah, Salfimi juga meminta penanganan masalah drainase, dan infrastruktur jalan juga diutamakan agar Kota Medan jadi kota idaman.

Selanjutnya, sambung Salfimi, Bobby-Aulia juga perlu menciptakan birokrasi yang bebas dari dugaan praktiok korupsi, kolusi dan nepotisma (KKN) dan peningkatan pelayanan publik.

Sebab, saat ini salah satu masalah terbesar adalah birokrasi yang boros dan tidak efektif, sehingga memungkinkan terjadinya praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

“Kita juga berharap warga Kota Medan untuk sama bekerja membantu walikota dan walikota Medan demi terwujudnya Medan kota yang nyaman sehat tertib dan sejahtera,” sebutnya. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2