Waspada
Waspada » Kurir 190 Butir Ekstasi Dituntut 10 Tahun Penjara
Medan

Kurir 190 Butir Ekstasi Dituntut 10 Tahun Penjara

TERDAKWA saat sidang online di PN Medan. Terdakwa yang diketahui sebagai kurir 190 butir ekstasi dituntut 10 tahun penjara. Waspada/Rama Andriawan.
TERDAKWA saat sidang online di PN Medan. Terdakwa yang diketahui sebagai kurir 190 butir ekstasi dituntut 10 tahun penjara. Waspada/Rama Andriawan.

MEDAN (Waspada): Rahmad Suryadi alias Amat warga Jl Karya Perbatasan No. 121 Lk XII, Kel Pangkalan Mansyur, Kec Medan Johor menjalani sidang penuntutan di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/10) sore. Kurir 190 butir ekstasi itu dituntut 10 tahun penjara.

Kurir 190 butir ekstasi dituntut itu 10 tahun penjara yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Nur Ainun di depan Hakim Ketua Riana Pohan serta terdakwa dalam sidang yang berlangsung secara video conference.

“Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini supaya menghukum terdakwa Rahmad Suryadi alias Amat selama 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan,” tegas jaksa.

Jaksa dari Kejari Medan itu menilai perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda pembelaan dari terdakwa.

Sementara itu dikutip dari dakwaan jaksa dijelaskan kasus ini bermula pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2020 sekira pukul 15.30, di Jl. Mawar Gg Sejahtera, Kel Sari Rejo, Kec Medan Polonia, terdakwa menemui seseorang bernama panggilan Abel (DPO) untuk membeli selanjutnya menggunakan narkotika.

Kemudian setelah selesai menggunakan narkotika lalu Abel menyuruh terdakwa menemui seorang laki-laki yang terdakwa tidak kenal di SPBU Mandala By Pass untuk mengambil pil ekstasi dengan iming-iming bisa masuk ke diskotik bersama Abel setelah selesai mengambil pil ekstasi tersebut.

Karena tertarik dengan iming-iming yang dijanjikan Abel maka terdakwa pergi dengan mengendarai sepeda motor Honda nomor polisi BK 6523 AHK milik Abel untuk mengambil pil ekstasi tersebut.

Setelah terdakwa tiba di Jl. Mandala By Pass, Kel Bantan Timur, Kec Medan Tembung tepatnya di sekitar lokasi SBPU Mandala By Pass lalu terdakwa bertemu dengan seorang laki-laki sesuai dengan arahan Abel.

Laki-laki itu kemudian memberikan bungkusan berisi pil ekstasi sebanyak 190 butir. Namun, saat terdakwa pergi dari lokasi tersebut langsung ditangkap petugas kepolisian dari Polrestabes Medan. (m32)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2