KPRK MUI Sumut Gelar Penguatan Jejaring Organisasi Perempuan

KPRK MUI Sumut Gelar Penguatan Jejaring Organisasi Perempuan

  • Bagikan
KETUA Umum DP-MUI Sumatera Utara, Dr H Maratua Simanjuntak bersama pengurus dan pembicara berfoto bersama. KPRK MUI Sumut gelar penguatan jejaring organisasi perempuan.  Waspada/Anum Saskia
KETUA Umum DP-MUI Sumatera Utara, Dr H Maratua Simanjuntak bersama pengurus dan pembicara berfoto bersama. KPRK MUI Sumut gelar penguatan jejaring organisasi perempuan.  Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (KPRK-MUI) menggelar kegiatan sosialisasi penguatan jejaring perempuan organisasi perempuan, Sabtu (3/7).

Dalam pidatonya, Ketua Umum DP-MUI Sumatera Utara, Dr H Maratua Simanjuntak, menyebutkan, organisasi kewanitaan Islam di Sumatera Utara memiliki peran sangat besar lagi strategis dalam pembinaan remaja dan keluarga menghadapi tantangan kemajuan zaman yang semakin kompleks saat sekarang ini.

Saat ini kita semua sangat khawatir melihat kepekaan sosial anak semakin rendah akibat pengaruh media sosial, peredaran narkoba dan lain sebagainya. Karenanya kepada segenap elemen Islam dapat bersatu menyelamatkan masa depan anak bangsa dari pengaruh kemajuan  teknologi informasi.

Mencermati tantangan tersebut, kata Ketua MUI makanya kepada organisasi kewanitaan diminta dapat bersatu, berkolaborasi dan bersinergi untuk tujuan mulia peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) keluarga dan remaja yang sejalan dengan tuntunan agama Islam.

Pada sosialisasi yang dilaksanakan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) MUI-SU itu, Ketua MUI mengungkapkan peran strategis ibu sangat penting dan beralasan, mengingat aktivitasnya sebagian besar di rumah yang selalu bersama anak-anaknya.

“Mari kita hilangkan ego masing-masing organisasi, sebab hanya dengan begitu kita bersama-sama meningkatkan kualitas diri demi kemajuan bersama,” ungkap Maratua.

Semakin Rumit

Sementara itu,  Ketua Bidang PRK MUI-SU, Hj Rusmini MA didampingi Sekretaris Hj Wan Khairunnisa MA dan Ketua Komisi PRK, Dr Sukiati Sugiono mengungkapkan, kemajuan zaman yang cepat menjadikan persoalan remaja dan keluarga semakin lama semakin rumit juga kompleks.

Wan Khairunnisa menjelaskan, mencermati berbagai keresahan yang muncul di kalangan remaja tersebut, Komisi PRK MUI-SU aktif memberikan penyuluhan, edukasi, literasi dan sosialisasi kepada remaja dan keluarga untuk memberikan perhatian lebih serius dalam pembinaan remaja.

Dijelaskannya, kekhawatiran lain yang menjadi atensi serius komisi ini adalah tingginya angka pernikahan muda dan terjadinya perceraian rumah tangga yang disebabkan beberapa faktor, seperti ekonomi, rendahnya rasa saling percaya, minim kasih sayang dan lain sebagainya.

Untuk meningkatkan kualitas remaja tersebut, kata dia, pihaknya  memberikan sosialisasi dan talkshow setiap Jumat pertama dan Jumat terakhir melalui live streaming MUI-SU, meningkatkan ekonomi keluarga dan sosialisasi penguatan kualitas keluarga secara langsung.

“Bidang PRK juga akan melaksanakan sosialisasi remaja hindari nikah muda dan diharapkan akan menjadi bekal remaja Islam untuk masa depan yang lebih baik,” paparnya.(m22)

 

  • Bagikan