banner 325x300

Korban Penganiayaan Minta Pelaku Ditangkap

  • Bagikan
RUMAH Suprat Yono dilempari batu sehingga kaca-kaca jendela pecah. Korban penganiayaan minta pelakunya ditangkap. Waspada/Ist
RUMAH Suprat Yono dilempari batu sehingga kaca-kaca jendela pecah. Korban penganiayaan minta pelakunya ditangkap. Waspada/Ist

MEDAN  (Waspada): Korban penganiayaan Suprat Yono minta Polres Serdangbedagai (Sergai) agar pelaku penganiayaan dan pelempar rumah miliknya dapat ditangkap.

Suprat Yono, yang jadi korban penganiayaan minta pelaku ditangkap, karena hingga kini belum ada tanda-tanda tindaklanjutnya.

“Saya sudah melapor kasus ini ke Polres Sergai tiga minggu lalu, tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” keluh Suprat Yono, 52, warga Dusun I Desa Nagakisar, Kec. Pantai cermin, Sergai kepada wartawan di Medan, Sabtu  (20/6).

Dijelaskannya, kasus diambilalih Polres Sergai, padahal sebelumnya ditangani Polsek Pantai Cermin.

Ia melaporkan BS alias U dan kawan-kawan yang tertuang dalam Nomor STPL/33/VI/2020/SB. CERMIN. Korban menduga, kejadian itu terkait lahan di Dusun IV, Desa Nagakisar, Kec. Pantai Cermin, 1 Juni 2020.

Korban juga mengaku rumahnya dilempari hingga harus mengungsi bersama keluarga. “Kami berharap hukum ditegakkan, karena bila pelaku tidak ditangkap akan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang ditanya kasus itu menjelaskan, antara pelaku dan korban saling lapor.

“Saya jelaskan, keduanya mau menggarap lahan negara. Mereka juga saling lapor dan kasusnya sedang diproses,” kata Robin.

Tentang informasi terlapor memiliki beking jenderal, Robin menegaskan akan meluruskan kasus tersebut. “Gak ada itu deking-deking jenderal, akan saya luruskan kasus ini,” jawabnya. (m10)

  • Bagikan