Komisi Infokom MUI Kota Medan Aktifkan Kegiatan Di Medsos

Komisi Infokom MUI Kota Medan Aktifkan Kegiatan Di Medsos

  • Bagikan
Pengurus Komisi Infokom MUI Kota Medan saat rapat program kerja masa khidmat 2021-2026. Waspada/Yuni Naibaho
Pengurus Komisi Infokom MUI Kota Medan saat rapat program kerja masa khidmat 2021-2026. Waspada/Yuni Naibaho

MEDAN (Waspada): Menyiarkan keislaman agar umat mendapatkan pencerahan yang baik, Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan aktifkan seluruh program yang mengarah ke Rahmatan Lil’alamin ke Media Sosial (Medsos).

Ketua Komisi Infokom MUI Kota Medan, H Rahmat Hidayat Nasution, Lc, mengatakan, Komisi Infokom periode 2021-2026 bakal membuat program yang selalu mengarah kepada rahmatan lil’alamin.

Di mana komisi infokom bakal aktif di medsos, seperti menampilkan video-video singkat yang berisi film dengan nuansa menyuarakan fatwa-fatwa MUI di youtube, instagram dan facebook MUI kota Medan.

“Infokom MUI Medan juga memiliki program membangun brand media MUI Kota Medan,” ujarnya kepada Waspada, Jumat (7/5).

Selain itu, lanjutnya, komisi infokom juga bakal buat pelatihan public speaking untuk pemuda agar tampil media dengan baik. Apalagi karena para pengurus di komisi infokom rata-rata awak media televisi maupun media cetak.

Menurut Rahmat, mengikuti perubahan zaman, MUI Kota Medan memanfaatkan Medsos dalam membina keumatan dalam setiap program yang telah direncanakan, baik dari tahun 2020 dan tahun-tahun berikutnya.

“Kita ingin ada perubahan dengan mengikuti zaman yang berkembang ini. Walaupun dalam kadar terbatas, tapi MUI sudah dapat merespon kebutuhan media sosial di tengah masyarakat. Jangan sampai dinyatakan MUI terbelakang dalam persoalan keumatan,” katanya.

Jadi, lanjutnya seluruh kegiatan dan program yang telah dilakukan MUI Kota Medan bertujuan untuk membangun Kota Medan Rahmatan Lil’-alamin.

Tiga Sisi Arah

Dalam kaitannya kepentingan umat, yakni bagaimana umat bisa terbangun dalam tiga sisi arah, yaitu arah akidahnya, arah syariatnya dan arah akhlaknya.

“Dari sisi akidahnya terus melakukan penyuluhan menperkuat nilai agama, kemudian persoalan ibadah dengan terus melakukan bimbingan kepada umat serta memberi tausiah baik melalui media radio dan televisi,” tuturnya. (h01)

 

  • Bagikan