Waspada
Waspada » Koalisi Umat Islam Sumut Tolak Hari Kedaulatan Babi
Medan

Koalisi Umat Islam Sumut Tolak Hari Kedaulatan Babi

KORDINATOR Koalisi Umat Islam Sumatera Utara  Asmui Parinduri saat membacakan pernyataan sikap Koalisi Umat Islam yang tolak Hari Kedaulatan Babi di Masjid Raudhatul Islam Jl Yos Sudarso Gang Peringatan, Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat, Jumat (14/2). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KORDINATOR Koalisi Umat Islam Sumatera Utara  Asmui Parinduri saat membacakan pernyataan sikap Koalisi Umat Islam yang tolak Hari Kedaulatan Babi di Masjid Raudhatul Islam Jl Yos Sudarso Gang Peringatan, Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat, Jumat (14/2). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Koalisi Umat Islam Sumut tolak Hari Kedaulatan Babi dan mendukung langkah cepat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mencegah penyebaran virus kolera babi.

“Koalisi Umat Islam Sumut dengan tegas tolak wacana Hari Kedaulatan Babi,” tegas Kordinator Koalisi Umat Islam Sumatera Utara Asmui Parinduri.

Ini disampaikan dalam pernyataan sikapnya di Masjid Raudhatul Islam Jl Yos Sudarso Gang Peringatan, Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat, Medan, Jumat (14/2).

Dalam pernyataan sikap Koalisi Umat Islam Sumut itu, Asmui Parinduri didampingi Amirsyam,

Asmui menilai, aksi yang dilakukan oleh sekelompok orang di gedung DPRD Sumut bernuansa politik dan diduga memfitnah Gubsu Edy Rahmayadi dengan isu bahwa Gubsu akan melakukan pemusnahan ternak babi di Sumatera Utara.

“Padahal, Gubsu Edy Rahmayadi tidak pernah mengucapkan akan melakukan pemusnahan babi. Bahkan Gubsu dengan langkah cepat mencegah penyebaran virus kolera Babi yang ditularkan dari hewan babi yang  teridentifikasi mengandung virus babi,” ujar Asmui.

Oleh sebab itu, Asmui  meminta agar pihak-pihak yang mencoba memperkeruh suasana harmonis antarumat beragama yang semakin baik dengan terus menyebarkan berbagai isu provokatif, agar berhenti menyebarkan fitnah dan pembohongan publik.

“Koalisi Umat Islam Sumatera Utara terus mendukung penuh program-program kerja Gubsu guna mewujudkan Sumatera Utara bermartabat,” sebut Asmui.

Kajian

Sementara itu, Ketua Tim Hukum Eka Putra Zakran menyebutkan pihaknya sedang melakukan kajian, mengumpulkan alat bukti terkait tudingan bahwa Gubsu akan melakukan pemusnahan Babi di Sumut.

“Bila sudah ada hasil kajian dan alat-alat bukti yang kuat maka Tim Hukum akan membuat laporan pengaduan terhadap oknum provokator yang telah melakukan ujaran kebencian tersebut,” ujar Eka.

Eka menambahkan bahwa umat Islam di Sumut sudah cooling-down dalam masalah ini dan tidak melakukan aksi ke Gedung DPRD Sumut.

“Kami tidak mau aksi ini sebagai panggung politik yang dimanfaatkan oleh elit politik. Mari kita jaga situasi yang kondusif di Sumut demi terciptanya Sumut bermartabat,” sebut Eka Putra.

Eka menambahkan, seyogianya usai membacakan Pernyataan Sikap Koalisi Umat Islam Sumatera Utara itu, pihaknya akan mendatangi gedung DPRD Sumut untuk menyerahkan pernyataan sikap tersebut.

Namun dibatalkan demi terciptanya menjaga kekondusifitasan di Sumut, sehingga hanya membacakan pernyataan sikap tersebut di Masjid Raudhatul Islam usai salat Jumat. (h04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2