Ketua MPR RI Bamsoet: Sepak Terjang BKPRMI Sudah Go Internasional

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang telah melakukan berbagai kegiatan sosial di masyarakat.

“Seperti membangun TK/TPA Al Qur’an di daerah terdampak bencana banjir bandang Lombok Barat, erupsi Gunung Semeru Jawa Timur dan pembangunan Masjid Mujahid BKPRMI di Sumatera Utara (Sumut),” kata Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat menerima audiensi Pengurus BKPRMI di Jakarta, Rabu (12/1/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum Said Aldi Al Idrus, Bendahara Umum Neneng Anita Tursia, Direktur Nasional LPPSDM Nanang Mubarok dan Direktur Nasional LPPTKA Gunawan HS, Dirnas LBH Amelia Suhaili SH MH dan Brigade BKPRI Yuri Hermawan.

Seperti diketahui BKPMI/BKPRMI berdiri sejak tahun 1977, hingga saat ini tercatat telah melahirkan sekitar 7 juta santri.

Bambang Soesatyo menjelaskan, ‘sepak terjang’ BKPRMI sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. Bahkan melalui metode cepat baca Al Qur’an dengan Iqro’, organisasi telah Go Internasional.

“Layak kita berikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Perlu diketahui bahwa metode Iqro merupakan karya Alm KH As’ad Humam dan telah digunakan oleh berbagai lembaga pendidikan formal maupun non formal di Indonesia,” tutur Politisi Senior Partai Golkar ini.

Metode Iqro

Bamsoet, sapaan akrab Ketua MPR-RI, juga menjelaskan, metode Iqro mulai dikenalkan di BKPRMI pertama kali pada acara Pelatihan Manajemen Dakwah tahun 1989 dan dikukuhkan pada Munas ke-5 BKPRMI di Surabaya sebagai Gerakan Nasional Baca Tulis Alquran.

Ketua DPR RI ke-20 ini juga aturut mendukung kiprah BKPRMI yang aktif memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para anggotanya.

“Bahkan telah memproduksi parfum, pembersih dan perlengkapan yang dibutuhkan masjid. BKPRMI telah melahirkan lebih dari 20.000 wirausaha pemula,” ungkapnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan, berdasarkan catatan Badan Intelijen Negara (BIN), remaja berusia 17-24 tahun merupakan kelompok usia yang menjadi target utama penyebaran paham radikalisme.

Pasalnya, lanjut Bamsoet, selain energik dan penuh semangat, pada rentang usia tersebut, mereka masih dalam proses pencarian jati diri, sehingga masih relatif mudah dipengaruhi.

“Karenanya BKPRMI bersama MPR RI akan aktif memberikan vaksinasi ideologi berupa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada generasi muda bangsa, khususnya di kalangan remaja masjid. Sehingga bisa melahirkan generasi bangsa yang nasionalis sekaligus religius,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus yang juga Ketua HIPMI Peduli mengucapkan terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Said Aldi juga berharap kehadiran Bambang Soesatyo beserta Dewan pembina, BKPRMI Komjend Pol (Purn) Dr H Syafruddin Msi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada acara Rapimnas BKPRMI 22 Januari 2022 hingga 23 Januari 2022, di Palembang Sumatera Selatan.

“Rapimnas tersebut akan diikuti 34 DPW BKPRMI se Indonesia. Maka kita harapkan beliau (Bambang Soesatyo,red) hadir beserta jajaran diacara tersebut nantinya,” tandas Said Aldi. (cpb/A)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *