Kepala LLDikti: UMSU Barometer Dalam Pengembangan Pendidikan

Kepala LLDikti: UMSU Barometer Dalam Pengembangan Pendidikan

  • Bagikan
KEPALA  Lembaga dan layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, Prof.Dr. Ibnu Hajar. Prof Ibnu Hajar mengatakan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sebagai kampus swasta yang menjadi barometer dalam pengembangan pendidikan. Waspada/Ist
KEPALA  Lembaga dan layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, Prof.Dr. Ibnu Hajar. Prof Ibnu Hajar mengatakan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sebagai kampus swasta yang menjadi barometer dalam pengembangan pendidikan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kepala  Lembaga dan layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, Prof.Dr. Ibnu Hajar  (foto) mengatakan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sebagai kampus swasta yang menjadi barometer dalam pengembangan pendidikan.

“Kami berharap peran serta UMSU ikut melakukan pembinaan akademik karena masih banyak kampus yang menyedihkan nasibnya,” ungkap Prof Ibnu saat memberikan sambutan pada pengukuhan Prof.Dr. Elfrianto, MPd di kampus pascasarjana UMSU di Jl. Denai, Medan, Kamis (8/7).

Dijelaskan dia, sebagai kampus swasta UMSU telah membuktikan kualitas dan prestasi sebagai universitas yang terakreditasi A. Tantangan UMSU saat ini adalah bagaimana menjaga indikator kinerja utama. “Jagain aja IKU universitas itu,” katanya.

Pertama, jelas Kepala LLDikti, bagaimana UMSU menghasilkan lulusan yang memiliki multi kompetensi. Jangan ada lagi muncul dalam fikiran lulusan hanya ingin menjadi PNS. Globalisasi telah membuka peluang bagi para lulusan perguruan tinggi untuk mampu berkiprah di luar negeri, Singapura, Thailand sampai Amerika.

Wacananya harus dibuka agar mahasiswa merasa cukup memiliki pemahaman lebih luas dalam mengasah kemampuan. Kedua menyangkut pengelolaan perguruan tinggi, bagaimana mengembangkan kualitas SDM melalui magang dosen, atau magang mahasiswa. Saat ini, perguruan tinggi hebat adalah yang punya banyak kerjasama.

Kampus juga diharapkan bersikap lebih terbuka menerima dosen dengan kemampuan khusus atau praktisi. Keberadaan praktisi dari luar perlu guna lebih mengembangkan kemampuan dan memperkenalkan mahasiswa kepada dunia kerja. “Jangan tutup diri dari orang berkemampuan khusus (skillfull),” katanya.

Dikembangkan

Berikutnya, riset merupakan satu hal perlu dikembangkan dengan menggandeng lembaga swasta atau pemerintah. ” Salurkan hasil riset untuk bisa bermanfaat melalui Pemko atau pemkab,” katanya.

Pengukuhan guru besar dipimpin langsung Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP. Menurutnya, penambahan guru besar seiring dengan peta jalan yang sudah disusun. Diharapkan dalam waktu dekat akan menambah 5 guru besar lagi.

Jumlah jabatan Lektor Kepala di lingkungan UMSU saat ini ada sebanyak 52 orang dan jabatan Lektor ada 21 orang.

Beberapa tahun ke depan diharapkan UMSU akan memiliki cukup banyak guru besar.Lebih lanjut, Rektor menegaskan, pengukuhan Prof. Dr. Elfrianto merupakan anugerah bagi UMSU. Rektor berharap, Elfrianto dapat memberikan sumbangsih terbaik terutama dalam pengembangan manajemen pendidikan. (m19)
 

  • Bagikan