Waspada
Waspada » Kejatisu Ingatkan Hati-hati Kelola Anggaran Covid-19
Medan

Kejatisu Ingatkan Hati-hati Kelola Anggaran Covid-19

WAKAJATISU Sumardi (paling kanan) saat memberikan penjelasan terkait penanganan anggaran COVID-19 di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Medan, Senin (27/4). Kejatisu ingatkan hati-hati kelola anggaran Covid-19. Waspada/ist
WAKAJATISU Sumardi (paling kanan) saat memberikan penjelasan terkait penanganan anggaran COVID-19 di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Medan, Senin (27/4). Kejatisu ingatkan hati-hati kelola anggaran Covid-19. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atau Kejatisu ingatkan semua pihak agar hati-hati kelola anggaran Covid-19 di Sumut.

Kejatisu ingatkan hati-hati kelola anggaran Covid-19,  karena bila terbukti diselewengkan hukuman berat menunggu bagi para pelaku.

“Bahwa penanganan korupsi pemberian atau penjatuhan tuntutan pidana terhadap perkara korupsi biasa dan ranah korupsi dana bencana itu hukumannya sangat berat,” kata Wakil Kepala Kejatisu, Sumardi.

Dia mengatakan itu pada Rapat Kordinasi Rancangan Anggaran Penanganan COVID-19 di Sumut, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Medan, Senin (27/4).

Sumardi menyampaikan, selain hukuman berat, ia juga mengingatkan bahwa daluarsa (lewat waktu) korupsi dana bencana memiliki masa waktu yang cukup panjang.

Dalam hukum pidana, daluarsa berarti kewenangan penegak hukum memproses hukum suatu dugaan tindak pidana menjadi hilang, karena lewatnya tenggang waktu tertentu.

“Perlu diingat bahwa daluarsa kasus korupsi dana bencana ini adalah 18 tahun,” katanya.

“Saya optimis jika gubernur dan seluruh perangkatnya benar-benar dalam menjalankan tugas, maka akan terhindar dari tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia juga menyampaikan agar semua pelaksana kegiatan benar-benar memanfaatkan anggaran agar tidak salah sasaran.

Pemprovsu tidak ingin ada kesalahan dalam penggunaan dana Covid-19, sehingga  meminta pendampingan Kejatisu.

Kejatisu juga telah berkomitmen siap mengawal anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumut, yang akan disalurkan ke masyarakat.

Kajatisu Amir Yanto melalui Kasipenkum Sumanggar Siagian menginstruksikan jangan ada yang coba bermain-main dengan anggaran tersebut.

Bahkan, bagi pelaku yang nekat menyelewengkan anggaran Covid-19, tidak tertutup kemungkinan bisa dijerat hukuan pidana mati.

Pemprovsu telah menyiapkan dana sebesar Rp1,5 triliun yang berasal dari APBD Sumut untuk tangani Covid-19.

Dana yang dialokasikan Pemprovsu, termasuk untuk bantuan kepada warga terdampak Covid-19. (Cra).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2