Kecamatan Medan Petisah Kembali Tertibkan PKL Jl Gatsu Dan Ayahanda

Kecamatan Medan Petisah Kembali Tertibkan PKL Jl Gatsu Dan Ayahanda

  • Bagikan
CAMAT Medan Petisah M Agha Novrian langsung turun melakukan penertiban bersama petugas Satpol PP. Kecamatan Medan Petisah kembali tertibkan PKL Jl Gatsu dan Ayahanda. Waspada/ME Ginting
CAMAT Medan Petisah M Agha Novrian langsung turun melakukan penertiban bersama petugas Satpol PP. Kecamatan Medan Petisah kembali tertibkan PKL Jl Gatsu dan Ayahanda. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Kecamatan Medan Petisah bersama Satpol PP Kota Medan, Lurah, Polsek Medan Baru, Koramil 01 Medan Barat, Dishub dan kepala lingkungan (Kepling) melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jl. Gatot Subroto dan Jl.  Ayahanda, Senin (8/3) sore.

Penertiban langsung dipimpin Camat Medan Petisah M Agha Novrian S.STP, M.Si. Sebelum penertiban dilakukan, seluruh petugas gabungan menggelar apel di halaman kantor Kecamatan Medan Petisah.
Usai apel, Agha minta ke seluruh petugas agar tidak bertindak anarkis dalam melakukan penertiban serta mengedepankan unsur humanis dan pendekatan persuasif.

Agha Novrian mengatakan, penertiban ini dilakukan karena PKL menggunakan ruang publik untuk menggelar lapak. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, keberadaan PKL beserta lapaknya juga sangat mengganggu estetika sehingga membuat kawasan itu tampak kumuh.

Menurut Agha, pedagang agar tidak meletakkan barang dagangannya di tempat yang dilarang. Kemudian tim  melakukan menyisiran di seputaran  tempat PKL menggelar lapak dagangannya di Jalan Gatot Subroto. Dalam penyisiran tersebut, petugas membongkar lapak dan tenda PKL.

Selanjutnya, tim bergerak ke Jalan Ayahanda. Di sana tim mengangkut lapak PKL kemudian dimasukkan kedalam truk. Sementara itu pedagang PKL hanya bisa melihat lapaknya diangkut petugas.

Imbauan

Dalam kesempatan tersebut, Agha memberi imbauan kepada PKL agar tidak menggelar kembali lapak jualan disini karena melanggar aturan dan menganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Penertiban yang dilaksanakan di 4 kelurahan ini bukan kali pertama dilakukan. Kita sudah berulangkali melakukan penertiban, namun para PKL masih tetap membandel dan kembali berjualan,” katanya.

Itu sebabnya, mereka  kembali menertibkan seluruh lapak dan tenda milik PKL diamankan.

“Selain itu, pedagang yang di Jalan Gatot Subroto yang meletakkan barang dagangannya di tempat yang dilarang kita lakukan penataan,” kata Agha.

Dijelaskan Agha, dikawasan Medan Petisah para PKL yang menggelar lapak jualannya merupakan ruang publik sehingga tidak diperbolehkan untuk tempat berjualan.

“Jajaran Kecamatan Medan Petisah akan terus melakukan pengawasan di lokasi yang telah kita tertibkan. Apabila para pedagang kita lihat kembali beraktivitas, maka langsung menertibkannya. Sekali lagi saya tegaskan, kawasan ini bukan tempat berjualan karena ruang publik,” tandasnya. (m26)

  • Bagikan