Waspada
Waspada » Kasus Covid Meningkat Di Medan, Bobby Minta Satgas Lebih Tegas
Medan

Kasus Covid Meningkat Di Medan, Bobby Minta Satgas Lebih Tegas

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin apel patroli Prokes dan pemberitahuan perpanjangan PPKM berbasis Mikro di halaman depan Balai Kota Medan. Waspada/ME Ginting
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin apel patroli Prokes dan pemberitahuan perpanjangan PPKM berbasis Mikro di halaman depan Balai Kota Medan. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Pemko Medan hampir setiap malam menggelar posko protokol kesehatan (prokes) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Untuk itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution minta agar pelaksanaannya lebih tegas dan digencarkan lagi guna melindungi masyarakat dari wabah virus Covid-19  yang belum berakhir.

” Saya minta kepada seluruh petugas Satgas dan posko PPKM  senantiasa tetap bersemangat untuk mensosialisasikan Surat Edaran Wali Kota Medan No.440/4870 tentang PPKM dalam rangka penyebaran Covid-19 di Kota Medan,” kata Bobby ketika memimpin apel patroli Prokes dan pemberitahuan perpanjangan PPKM berbasis Mikro di halaman depan Balai Kota Medan, Sabtu (19/6).

Selain Wakil Wali Kota Aulia Rachman, apel juga dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar, Kapolres Belawan AKBP H MR Dayan serta asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan

Diungkapkan Bobby, saat ini telah terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19  di Kota Medan.  Dalam satu Minggu  terakhir, warga terkonfirmasi Covid-19 sebesar 414 jiwa. Artinya,  jika diratakan setiap harinya, pasien terkonfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak 69 orang.

Selanjutnya, kata Bobby, tingkat kesembuhan dalam seminggu terakhir sebanyak 257 orang atau  rata-rata 42 orang pasien yang  sembuh per-harinya.

Lalu, tingkat ketersediaan tempat tidur pasien isolasi pada rumah sakit (BOR) se- Kota Medan untuk ruang ICU Covid-19 sebesar 43,44 persen dan ruang inap Covid-19 sebanyak 38,25 persen. Padahal sebelumnya,  BOR di Medan sempat mencapai 75 persen.

Dikatakannya, penurunan ini berkat kerja keras dan kolaborasi yang dilakukan semua pihak.

Bobby pun optimis, BOR bisa turunkan lagi ke depannya. Sementara itu, perkembangan vaksin telah mencapai 45,45 persen dari total warga Kota Medan yang dapat diberi vaksin sebanyak 1,8 juta jiwa.

Bobby menegaskan, adanya peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 per-hari ini tentunya harus diikuti dengan pengetatan PPKM melalui pengoptimalan posko prokes.

Objek yang harus ditertibkan, kata Bobby antara lain pelanggaran prokes yang dilakukan dan usaha ataupun warga.

Dalam melakukan penertiban, Bobby berpesan agar petugas melakukan penegasan-penegasan tentang kondisi Covid-19 terkini tanpa maksud menakut-nakuti. Meski tegas, namun tetap humanis.

Apresiasi

Kepada petugas, baik itu jajaran TNI dan Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Satpol PP serta BPBD serta Dinas Pariwisata, Bobby menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah dilakukan selama ini.

Bobby berpesan, para petugas yang setiap malam bertugas secara bergantian agar selalu menjaga kesehatan. Sebab, tugas yang dijalankan cukup berat, sehingga membutuhkan mental dan fisik yang kuat.

“Jadikan tugas ini sebagai amal dan ibadah. Meskipun Kota Medan saat ini masih tergolong zona oranye, tidak tertutup kemungkinan kembali memasuki zona merah jika seluruh masyarakat dan satgas lengah,” katanya. (m26)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2