Waspada
Waspada » Karyawan Terlilit Utang Curi Uang Perusahaan
Medan

Karyawan Terlilit Utang Curi Uang Perusahaan

KAPOLSEK Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan (kanan) didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin memperlihatkan tersangka dan barang bukti pencurian loker SPBU, Kamis (23/7). Karyawan SPBU itu mengaku terlilit utang dan nekad curi uang perusahaan. Waspada/gito ap
KAPOLSEK Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan (kanan) didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin memperlihatkan tersangka dan barang bukti pencurian loker SPBU, Kamis (23/7). Karyawan SPBU itu mengaku terlilit utang dan nekad curi uang perusahaan. Waspada/gito ap

MEDAN  (Waspada): Tekab Polsek Medan Kota mengamankan seorang karyawan SPBU yang terlilit utang atas dugaan curi uang perusahaan dari dalam loker pengisian bahan bakar umum di Jl SM Raja Medan.

Tersangka TN, 24, warga Jl. Medan Area Selatan, Kec. Sukaramai, ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor: LP/379/VII/SU/RESTABES MEDAN/Sektor Medan Kota, tanggal 15 Juli 2020.

Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin kepada Waspada, Kamis  (23/7) mengatakan, tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) itu terjadi Selasa 14 Juli 2020 pukul 20:30.

Pihak SPBU melalui Manager M Rofik Ibrahim Nasution, membuat laporan kasus itu. Berdasarkan keterangan korban, SPBU kehilangan uang sekira Rp3.450.000 dari loker penyimpanan uang.

Tim kemudian melakukan penyidikan dan meminta keterangan saksi, lalu mencurigai salah satu dari karyawan SPBU tersebut sebagai pelaku pencurian.

Setelah dilakukan interograsi mendalam kepada karyawan itu, akhirnya mengakui mengambil uang tersebut.

“Ia membuka loker dengan sebilah pisau dan menyimpan uang di rumah orangtuanya di Jalan Utama,” kata Kapolsek.

Petugas selanjutnya mengamankan barang bukti uang tersebut. “Berikutnya tersangka dan barang bukti uang dan pisau panjang untuk membuka loker diamankan ke Polsek Medan Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara tersangka karyawan SPBU itu mengaku terlilit utang dan nekad curi perusahaan  dari kasir penyimpanan uang, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Pengakuannya terlilit utang dan kebutuhan lainnya,” ujar Kapolsek.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukaman di atas lima tahun kurungan penjara. (m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2