Karyawan PT. Lonsum Siap Mogok Kerja, Desak Perusahaan Segera Bayar Bonus Tahunan

Karyawan PT. Lonsum Siap Mogok Kerja, Desak Perusahaan Segera Bayar Bonus Tahunan

  • Bagikan
Para perwakilan PUK SPPP SPSI PT PP London Sumatera Indonesia tbk, usai rapat di Kantor PD FSPPP-SPSI Sumut, Jl. Turi, Medan, Jumat (23/7). Waspada/ist.
Para perwakilan PUK SPPP SPSI PT PP London Sumatera Indonesia tbk, usai rapat di Kantor PD FSPPP-SPSI Sumut, Jl. Turi, Medan, Jumat (23/7). Waspada/ist.

MEDAN (Waspada): Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPPP-SPSI) PT PP London Sumatera Indonesia, tbk, menandatangani kesepakatan bersama meminta manajemen perusahaan tersebut agar segera membayar bonus upah karyawan tahun 2020.

Pernyataan itu dicetuskan usai menggelar rapat bersama sejumlah pengurus dan anggota PUK SPPP SPSI PT PP London Sumatera Indonesia tbk, di Kantor PD FSPPP-SPSI Sumut di Jl. Turi, Medan, Jumat (23/7). Dalam pernyataan sikap yang dihadiri 14 PUK se Sumut, juga disepakati akan melakukan aksi mogok kerja damai jika perusahaan tidak memenuhi permintaan para karyawan.

“Hari ini PUK SPPP SPSI PT Lonsum, se Sumut membahas belum terealisasinya pembayaran bonus tahun 2020 pekerja PT. Lonsum. Kita meminta agar segera dibayarkan paling lambat tanggal 30 Agustus,” kata Musfa Efendi didampingi Zulfari, Supiyansyah mewakili PUK SPPP SPSI PT PP London Sumatera Indonesia, tbk.

                                             

Menurutnya, surat pengajuan sudah dilayangkannya sejak bulan Mei lalu ke bagian HRD PT. PP London Sumatera Indonesia, tbk di Medan.

“Namun, sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti dari perusahaan kapan bonus itu dikeluarkan. Teman yang lain juga sudah ada yang menyurati di bulan Juni, tapi belum direspon. Makanya hari ini kami secara tegas berkomitmen bersama membuat pernyataan sikap,” ujarnya.

Dikatakannya, bonus yang mereka minta yaitu, sebesar 4 bulan upah, agar dibayarkan kepada seluruh karyawan dan karyawati se Sumut tanpa ada perbedaan di seluruh kebun ,pabrik, BLRS dan office, paling lambat 30 Agustus 2021.

“Jika bonus tidak dibayarkan sampai 30 Agustus, maka seluruh PUK dan anggota akan melakukan mogok kerja damai tanggal 8,9 dan 10 September gelombang pertama,” jelasnya.

Aksi Mogok

Bila perusahaan tidak juga mengindahkan aksi mereka, nantinya akan ada aksi mogok kerja damai gelombang kedua. “Jika belum ada juga realisasi maka akan ada aksi mogok gelombang kedua yakni tanggal 18, 20, dan 21 September. Karena itu kita berharap tanggal 30 ini terealisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah PUK se Sumut yang menandatangani komitmen bersama tersebut diantaranya dari Langkat, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Simalungun, Asahan, Batubara dan Labuhanbatu Selatan.

Sementara, Ketua PD FSPPP SPSI Sumut Rajisten Sitorus SH MM MPA mengatakan, pihaknya sebagai penyambung aspirasi para perwakilan PUK akan berencana melakukan pertemuan dengan pihak PT. PP London Sumatera Indonesia, tbk.

“Sebelum tanggal 30 ini, kita mencoba melakukan rapat dengan pihak PT. Lonsum, kita ingin tahu sikap mereka terkait pembayaran upah yang diminta para karyawan,” ungkapnya..

Menurutnya, jika pihak manajemen perusahaan tidak bisa merealisasikan keinginan para karyawan, pihaknya tidak bisa menghalangi aksi mogok kerja damai yang direncanakan para karyawan. (m15).

 

  • Bagikan