Waspada
Waspada » Kapoldasu Diingatkan Janjinya Berantas Judi
Medan

Kapoldasu Diingatkan Janjinya Berantas Judi

MEDAN (Waspada): Maraknya perjudian di wilayah hukum Medan Belawan  akhir-akhir ini, sehingga emak-emak beraksi dengan menggrebek lokasi perjudian. Karenanya, Kapoldasu diingatkan tentang janjinya berantas judi.

Hal ini berbanding terbalik dengan komitmen Kapoldasu yang mengatakan Tidak ada tempat untuk pelaku kejahatan di Sumatera Utara.
“Makanya, kita ingatkan lagi Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin akan jargonnya itu,” kata Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan (GP. Ansor Kota Medan) Husein Tanjung (foto) Kamis(21/1).
Kata dia,PC GP. Ansor Kota Medan menilai, Kapolda Sumut dianggap tidak serius merealisasikan program tersebut.
“Kita sangat perihatin melihat kondisi menjamurnya tempat perjudian di Sumut ini, khususnya di kota Medan mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar,  kita juga heran kenapa bisa semarak ini seperti yang sengaja di pelihara, kita berharap isu tentang dugaan adanya oknum aparat yang membekingi lokasi perjudian ini hanya sekedar isu,” ungkap Husein.
 
Lebih lanjut Husein Tanjung mengingatkan pihak berwajib dalam hal ini Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR H R Dayan SH MH agar segera mananggapi serius masalah ini.
“Tolong bapak perhatikan dengan serius pak, kami tidak percaya bapak tidak tau dimana saja lokasi perjudian tersebut. Jika memang terbukti ada oknum-oknum aparat di balik maraknya lokasi perjudian tersebut, kami minta bapak bersikap tegas dan trasparan, Kan susah kita kalau seandainya orang yang seharusnya menertibkan malah justru terlibat menjadi beking,” pungkasnya.
 
Seperti diberitakan beberapa media, tempat perjudian terbesar di Sumut bertempat di Marelan Pasar 7 Kelurahan Manunggal Kecamatan Labuhan Deli.
Beberapa waktu yang lalu telah viral Video yang diunggah akun Nur Afifah Febriarni di media sosial Facebook yang berisi tentang  emak-emak di Mabar, Medan Labuhan, Medan, yang mengamuk karena maraknya perjudian di lingkungannya.
Mereka melakukan sweeping dan merusak sekurangnya lima lokasi atau fasilitas judi yang ada di sana.
Video emak-emak ini viral di media sosial tersebut  memperlihatkan aksi emak-emak yang tampak memaksa masuk bahkan mendobrak ruko atau rumah yang menjadi lokasi judi.
Mereka kemudian memukuli mesin judi tembak ikan dengan balok kemudian melempar ke luar mesin judi dingdong tersebut.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2