Waspada
Waspada » Kankemenag Kab/Kota Diminta Sosialisasikan Pembatalan Haji
Medan

Kankemenag Kab/Kota Diminta Sosialisasikan Pembatalan Haji

PLT Kakanwil Kemenag Sumut, H David Saragih, SAg, MM. Kankemenag Kab/Kota diminta sosialisasi pembatalan haji. Waspada/ Anum Saskia
PLT Kakanwil Kemenag Sumut, H David Saragih, SAg, MM. Kankemenag Kab/Kota diminta sosialisasi pembatalan haji. Waspada/ Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Kepala Kantor Kementerian Agama atau Kankemenag Kab/Kota di Sumut diminta sosialisasikan pembatalan pemberangkatan jamaah calon haji tahun 2020.

“Ya, Kankemenag Kab/Kota diminta sosialisasikan pembatalan ini terhadap 8.256 calon jemaah haji se-Sumut,” kata Plt Kakanwil Kemenag Sumut, H David Saragih, SAg, MM (foto), di Medan, Selasa (2/6).

Dia didampingi Kabid Haji dan Umrah, Drs H Muslim dan Kabag Humas, Darwis.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Calhaj pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020 M sudah sesuai amanat UU.

Selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jamaah haji harus dijamin dan diutamakan.

Terutama sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi.

Terkait hal itu, David mengatakan, Kanwil Kemenag Sumut segera menyampaikan informasi atau isi KMA tersebut pada kemenag kab/kota se Sumut.

Agar nantinya disosialisasikan pada calon jamaah haji di daerahnya masing-masing, sehingga para calhaj dapat mengerti dan memahaminya.

“Kemenag Sumut segera menyampaikan ke Kemenag kab/kota dan Kepala KUA untuk disampaikan pada calon jamaah haji di daerah masing-masing, ” kata David.

Bersamaan KMA tersebut, lanjut David, Petugas Haji Daerah (PHD) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dinyatakan batal.

“Gubernur dapat mengusulkan kembali nama PHD pada haji tahun depan,” katanya.

Juga pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) pada penyelenggaraan haji tahun ini.

Statusnya dinyatakan batal seiring terbitnya KMA ini. Sedangkan BIPIH yang dibayarkan akan dikembalikan.
KBIHU dapat mengusulkan nama pembimbing pada penyelenggaraan haji mendatang. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2