Waspada
Waspada » Kadin Sumut, Pemprovsu Dan APTISI MoU Optimalisasi Pembangunan Wilayah Desa
Medan

Kadin Sumut, Pemprovsu Dan APTISI MoU Optimalisasi Pembangunan Wilayah Desa

KETUA Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara bersama Gubernur Provinsi Sumut Edi Rahmayadi, Sekretaris APTISI Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM. Penandatanganan Mou ini dilakukan di Hotel Le Polonia Medan, Rabu, (4/11). Waspada/Ist
KETUA Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara bersama Gubernur Provinsi Sumut Edi Rahmayadi, Sekretaris APTISI Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM. Penandatanganan Mou ini dilakukan di Hotel Le Polonia Medan, Rabu, (4/11). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan KADIN Sumut dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sumatera Utara (APTISI), melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang optimalisasi pembangunan dan pengenbangan wilayah desa di Sumut.

Penandatangan MoU ini disaksikan langsung Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar.

Tampak hadir dari Gubernur Provinsi Sumut Edi Rahmayadi, dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sumatera Utara (APTISI) dihadiri Sekretaris APTISIDR H Muhammad Isa Indrawan SE MM.

Penandatanganan Mou ini dilakukan di Hotel Le Polonia Medan, Rabu, (4/11).

Pada kesempatan ini Ketua Umum Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara menjelaskan, ruang lingkup kerjasama ini antara laindalam bidang pendidikan dan pengajaran, bidang pembangunan ekonomi desa, bidang penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, digitalisasi desa, bidang pembinaan UMKM Desa dan BUMDES serta bidang pariwisata desa, pemanfaatan bersama potensi dan sumber daya manusia dalam berbagai kegiatan dan program Bapak Angkat bagi pelaku usaha di desa.

“Tujuan penandatanganan MoU adalah agar dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh para pihak untuk saling membantu dalam pembangunan dan pengembangan desa serta hal lain yang dianggap perlu, serta saling mendukung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai kewenangannya masing-masing,” ungkap Ivan.

Dijelaskannya, Kadin menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 Tentang Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) adalah organisasi dunia usaha yang berfungsi sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah, dan antara para pengusaha Indonesia dan para pengusaha asing, mengenai hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi, dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi nasional.

Sementara Pemprov Sumut diatur dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pemprov Sumut mempunyai tugas pokok melaksanakankewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sedangkan APTISI Sumut adalah kumpulan dari perguruan tinggi swasta yang ada di Sumut, yang menjalankan fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian, di mana dalam MOU ini, akan lebih fokus kepada program pembinaan desa dalam bentuk KKN Mahasiswa, Pendampingan Usaha Desa, Pelatihan Pelatihan serta peningkatan program pengabdian masyarakat,” katanya.

Dalam akhir penjelasannya, Ivan mengungkapkan bahwa Kadin Sumut akan menyediakan jaringan bisnis, pemasaran, peningkatan nilai produk, perbaikan packaging, pelaksanaan Workshop dan Pelatihan kerja, serta hal lainnya yang bermanfaat bagi UMKM maupun masyarakat desa yang bersangkutan.

“Melalui MoU ini, KADIN berharap pembangunan dan pengembangan Wilayah Desa dapat diwujudkan,” pungkasnya. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2