Waspada
Waspada » Judi Tembak Ikan Masih Marak Di Medan Utara
Medan

Judi Tembak Ikan Masih Marak Di Medan Utara

LOKASI gudang di Jl Yos Sudarso Kelurahan Tanjungmulia Kecamatan Medan Deli yang dijadikan lokasi judi tembak ikan. Judi tembak dikabarkan marak di Medan Utara. Waspada/Ist
LOKASI gudang di Jl Yos Sudarso Kelurahan Tanjungmulia Kecamatan Medan Deli yang dijadikan lokasi judi tembak ikan. Judi tembak dikabarkan marak di Medan Utara. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada):  Aktivitas judi tembak ikan di Medan Utara hingga kini masih marak  dan belum tersentuh oleh aparat kepolisian.

Hingga kini, judi tembak ikan masih marak di Medan Utara, karena diduga para pemilik mesin judi menyetor sejumlah uang kepada  oknum-oknum aparat keamanan.

Sehingga, nekat membuka perjudian secara terang-terangan.

Lapak judi berkedok permainan ketangkasan tembak ikan, yang beromset puluhan bahkan ratusan juta rupiah per harinya itu nyaris tidak pernah digerebek.

Informasi yang diperoleh di lapangan, Senin (9/3) menyebutkan,  lapak judi ketangkasan yang masih eksis.

Lokasi itu tetap didatangi para pemain yang hobi berjudi berada di kawasan Jl KL Yos Sudarso KM 8,2, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

Tepatnya di gudang depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Belawan yang buka selama 24 jam.

Tempat perjudian tersebut berbentuk mesin tembak ikan, jackpot dan lain sebagainya.

Para pemainnya pun dari berbagai kalangan usia, mulai dari ABG hingga lanjut usia.

Rusdi, 45, warga Jl  Yos Sudarso Kecamatan Medan Deli,  mengatakan, dengan adanya tempat judi ini akan merusak jiwa dan kepribadian warga masyarakat.

“Dengan adanya tempat judi ini, maka merusak jiwa para masyarakat pecandu judi,” katanya.

“Bisa-bisa sehabis pulang kerja yang terpengaruh bisa ikut bermain judi di situ. Jadi uangnya seharusnya untuk istri ini malah dijadikan untuk main judi,” kesalnya.

Lokasi judi tembak ikan juga marak di kawasan Kecamatan Medan Marelan dan Gabion Belawan.

Untuk itu, warga meminta aparat Kepolisian bertindak tegas memberantas perjudian yang sudah sangat meresahkan.

Aktivitas perjudian yang nyatanya merupakan tindakan pidana maksimal 10 tahun penjara, bisa beroperasi dengan leluasa.

Untuk itulah judi secara hukum dikategorikan sebagai perbuatan pidana sebagaimana diatur pada pasal 303 KUHP, yang kemudian diperbarui secara khusus pada UU No.7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian.

Ancaman hukumannya tidak main-main maksimal 10 tahun penjara. (h04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2