Waspada
Waspada » JK Lantik Pengurus DMI Sumut, Radikalisme Direncanakan Di Kos-kosan, Bukan Di Masjid
Medan

JK Lantik Pengurus DMI Sumut, Radikalisme Direncanakan Di Kos-kosan, Bukan Di Masjid

Mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla saat melantik pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sumatera Utara di  Gelanggang Mahasiswa Kampus UIN Sumut Jl. Sutomo Medan, Selasa (7/1). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
Mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla saat melantik pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sumatera Utara di  Gelanggang Mahasiswa Kampus UIN Sumut Jl. Sutomo Medan, Selasa (7/1). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia  Jusuf Kalla menegaskan penyebaran faham dan aksi radikalisme banyak direncanakan di rumah kos-kosan dan bukan di dalam masjid.

“Saya  tidak pernah mendengar bahwa teror direncanakan di masjid, nggak ada. Hampir semua teror direncankaan di kos- kosan, jadi lebih berbahaya rumah kos dari pada masjid apabila berbicara radikalisme,” ujar Jusuf Kalla usai melantik pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumut priode 2019-2024, Selasa (7/1) di gelanggang mahasisa UIN Sumut Jl. Sutomo Ujung Medan.

Jusuf Kalla  mencontohkan kasus penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto, dimana pelakunya merancang aksinya  di dalam kos-kosan. “Barangkali itu maka masjid harus dijaga bagaimana harmonisasinya dengan masyarakat,   dan selaras dengan masjid lainnya,” ujar Jusuf Kalla.

Mantan Wakil Presiden  Jusuf Kalla juga meminta masjid tidak hanya sebagai tempat menjalankan ibadah semata, namun juga sebagai tempat pendidikan bagi masyarakat, baik di bidang kesehatan, ekonomi dan lainnya. Masjid tidak hanya  habluminallah semata, namun juga hambluminannas.

“Misalnya, bagaimana masyarakat  meningkatkan ekonomi lewat kebersamam dan lewat kewirausahaan lewat koperasi. Maka itu masjid menjadi tempat yang baik. Kita tidak ingin masjid megah tapi masyarakatnya  kumuh dan miskin,” pesan Jusuf Kalla .

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga menyebutkan beda keberadaan masjid dan pembangunan masjid di Indonesia dengan negara tetangga lainnya.

Jusuf Kalla mengatakan masyarakat Indonesia tidak mendoakan Presiden saat berada di Masjid. JK menilai doa hanya ditujukan untuk masyarakat itu sendiri. “Kalau di Malaysia, khutbahnya yang pertama mendoakan Sultan. Begitu juga di negara Arab lainnya, kalau disini hampir tidak ada yang mendoakan Presiden atau Gubernur, tapi mendoakan seluruh masyarakat,” kata JK.

JK menilai hal ini terjadi karena masjid di Indonesia dibangun oleh masyarakat. Kondisi ini berbeda dengan masjid di negara lain yang dibangun oleh pemerintah. “Karena masyarakat yang membangun masjid itu. Semua masjid di Indonesia ini masyarakat memilikinya. Itu berbeda dengan negara-negara yang berpenduduk Islam lainnya,” jelasnya.

Menurut JK, hanya dua negara di dunia yang masyarakat langsung yang membangun masjid. Dua negara itu adalah Indonesia dan Pakistan. “Hanya Indonesia Pakistan yang tiap Jumat, tiap sholat mengedarkan kotak amal. Kalau di masjid Malaysia tidak akan pernah melihat kotak amal, karena semua anggarannya dari pemerintah,” lanjut JK.

Hingga saat ini, menurut JK, masjid dan musholla yang ada di Indonesia berjumlah hampir 900 ribu unit. Hampir semua mesjid itu dibangun oleh masyarakat. “Banyak masjid dan musholla di Indonesia itu hampir 900 ribu. Di sekolah, di kantor bahkan di SPBU ada musholla. Mungkin 95 persen dibangun oleh masyarakat,” imbuhnya.

Pengurus Wilayah DMI Sumut periode 2019-2024 yang dilantik terdiri dari Irhamuddin Siregar MA sebagai ketua,  AKBP (Purn) H Sulaiman Hasibuan dan Drs H Ahmad Sihombing sebagai sekretaris dan bendahara serta dibantu oleh bidang-bidang lainnya.(h04)

Mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla saat melantik pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sumatera Utara di  Gelanggang Mahasiswa Kampus UIN Sumut Jl. Sutomo Medan, Selasa (7/1). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2