Jatah Ipad dan Laptop Untuk Penunjang Kinerja DPRD Medan

Jatah Ipad dan Laptop Untuk Penunjang Kinerja DPRD Medan

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Kota Medan Fraksi PAN, Sudari ST. Pembagian jatah Ipad dan laptop kepada 50 anggota DPRD Kota Medan dimaksudkan untuk penunjang kinerja. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Kota Medan Fraksi PAN, Sudari ST. Pembagian jatah Ipad dan laptop kepada 50 anggota DPRD Kota Medan dimaksudkan untuk penunjang kinerja. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada) Pembagian jatah Ipad dan laptop kepada 50 anggota DPRD Kota Medan disambut positif wakil rakyat tersebut untuk menunjang kinerja dewan.

Selain itu, juga penghematan anggaran pengadaan kertas di Sekretariat DPRD Medan.

Diketahui, anggota DPRD Medan mendapatkan fasilitas penunjang kinerjanya berupa ipad/tablet dan laptop.

Pengadaannya telah dilakukan secara elektronik melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan tiba di gedung DPRD Medan, Selasa 9 Juni 2020, kemarin.

Bahkan anggaran pengadaan laptop dan iPad tidak termasuk kegiatan yang dirasionalisasi untuk penanganan covid-19 karena permintaan dewan.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PAN, Sudari ST (foto) mengatakan, tablet dan laptop ini sangat bermanfaat.

Ke depannya untuk laporan-laporan LKPJ, LPJ dan KUA PPAS tidak lagi berbentuk hard copy yang menggunakan anggaran lebih besar.

“Jadi semua laporan bisa dalam soft copy, karena memudahkan kita kapan dan di manapun melihatnya.

“Apalagi ada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA) yang lebih efisien tidak perlu bawa buku kemana-mana,” ujarnya kepada Waspada, Kamis (11/6).

Dikatakan Wakil Ketua Komisi II ini, selama ini laporan-laporan berbentuk hardcopy menggunakan ribuan lembar kertas yang pasti menggunakan anggaran besar pula.

“Bayangkan saja dalam 1 rim kertas hampir menggunakan setengah meter kayu. Jadi dengan teknologi yang dikasih ini, dapat mengurangi anggaran di sekretariat dewan untuk belanja kertas,” ucapnya.

Lagipula, lanjut Sudari, pengadaan barang dan jasa berupa laptop dan tablet
ini sudah sesuai dengan Perpres nomor 17 tahun 2018 tentang barang dan jasa serta mengikuti e-katalog.

Aplikasi Manajemen

Sebelumnya, Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan, Andi Syukur Harahap, mengatakan, pihaknya sudah memesan laptop atau iPad untuk anggota dewan sejak beberapa bulan lalu atau sebelum pandemi Covid-19.

Ipad itu untuk menunjang aplikasi manajemen kerja agar di mana anggota dewan berada, urusan admistrasi, surat menyurat, jadwal kegiatan, informasi dan sebagainya bisa diakses,” ujarnya.

Menurutnya, setiap periode anggota dewan mendapat fasilitas berupa laptop.

“Periode sebelumnya itu hanya laptop, untuk periode ini ditambah dengan iPad.

Sekarang sudah zaman teknologi, ini juga dalam rangka mengurangi penggunaan kertas (paper less). Sejumlah daerah bahkan sudah melakukan lebih dahulu,” ungkapnya.

Andi mengatakan fasilitas laptop beserta iPad yang diberikan kepada anggota dewan merupakan inventaris dari Sekretariat DPRD.

“Jadi begitu masa jabatan berakhir iPad dan laptop ditarik kembali,” ucapnya.

Sementara untuk penyerahan laptop dan iPad tersebut baru akan dilakukan ketika keduanya tiba.

Informasi yang dihimpun iPad yang diberikan kepada anggota dewan adalah jenis Samsung S6 senilai Rp 6.645.000, dan laptop merek HP seharga Rp 22.350.000 atau totalnya Rp 28.995.000.

Jika dikalikan 50 anggota dewan, maka total biaya yang dihabiskan lebih dari Rp 1,4 Miliar. (h01)

  • Bagikan