Jamaah Shalat Berjamaah Di Masjid Al Jihad Belum Full

Jamaah Shalat Berjamaah Di Masjid Al Jihad Belum Full

  • Bagikan
USAI shalat juhur jamaah di Masjid Al Jihad mendengarkan ceramah agama dengan tekun. Waspada/Anum Saskia
USAI shalat juhur jamaah di Masjid Al Jihad mendengarkan ceramah agama dengan tekun. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Meski terlihat ramai, ternyata jumlah jamaah yang akan melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Al Jihad belum full.

“Ya, terlihat ramai, namun belum full(100 persen) karena jumlah jamaah belum mencapai 1000 orang lebih seperti tahun lalu, “kata Pengurus Yayasan Masjid Al Jihad, T Syahputra, Kamis (15/4).

Padahal amatan Waspada, kedatangan  warga untuk shalat juhur berjamaah sudah terlihat sejak pukul 11 WIB. Meskipun masuknya waktu shalat juhur pukul 12.29 WIB. Bahkan parkiran di bagian depan dan halaman belakang, langsung penuh oleh mobil jamaah.

Namun menurut T Syahputra, kedatangan jamaah melaksanakan shalat berjamaah di bulan Ramadhan ini belum seramai tahun sebelumnya.

“Ya. Tahun lalu, kita buka tutup dalam pelaksanaan shalat berjamaah sesuai anjuran pemerintah karena suasana pandemi covid. Tapi tahun sebelumnya jamaah yang hadir untuk shalat berjamaah lebih dari 1000 orang. Maka di Ramadhan tahun ini jumlah jamaah belum seramai dulu. Artinya tidak sampai 1000 oranglah. Etimasi hanya 80 persen saja,”ungkapnya.

Hal lain disampaikannya, untuk jamaah yang ingin berbuka puasa di Masjid Al Jihad, pihaknya menyediakan makanan berbuka puasa. “Ada makanan ala kadarnya yang kami siapkan sebanyak 500 sampai 600 porsi lengkap dengan takjil,”katanya.

Sebelumnya, petugas di Masjid Al Jihad,atas nama Arif, mengakui jika animo masyarakat shalat di Masjid Al Jihad sudah terlihat sejak hari pertama Ramadhan.

“Sejak awal Ramadhan hingga Kamis(puasa ketiga),masjid ini ramai dengan kedatangan jamaah. Begitupun, kami tetap ingatkan agar jamaah patuhi Protokol Kesehatan, utamanya menggunakan masker. Pihak masjid juga sudah menyediakan ruang disinfectan dan tempat cuci tangan di beberapa titik,”kata Arif.

Dia menambahkan, setelah shalat juhur, ada kegiatan ceramah kajian agama. “Ini menjadi sangat bermanfaat bagi jamaah, sehingga giat mengikuti shalat berjamaah,”katanya.

Tetap Prokes

Sekaitan dengan mulai ramainya masyarakat melaksanakan shalat berjamaah di masjid, Al Ustad Legimin Syukri,MH, yang juga Ketua Bidang Dakwah MUI Kota Medan, mengingatkan agar jamaah tetap jaga diri untuk kenyamanan keluarga di rumah.

“Ini kan masih dalam suasana Pademi Covid, maka diingkan jamaah untuk tetap menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga saat datang ke masjid hingga pulang ke rumah dalam kondisi aman tidak masuk penyakit covid.

“Ramadhan ini memang semua masjid sudah dibuka untuk melaksnakan aktvitas ibadah. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan tentunya tidak ada masalah,” ungkapnya.(m22)

  • Bagikan